iklan HUT R!

Bengawan Mati Lamongan Meledak! Festival Dayung Tejoasri Bidik Jadi Event Jatim

Bengawan Mati Lamongan Meledak! Festival Dayung Tejoasri Bidik Jadi Event Jatim

32 tim dayung tradisional dari Jatim adu kecepatan di Festival Dayung Tejoasri ke-4--

LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kawasan Bengawan Mati Desa Tejoasri, Laren, penuh sesak. Ribuan warga padati tepi sungai untuk saksikan 32 tim dayung tradisional dari Jatim adu kecepatan di Festival dayung Tejoasri ke-4.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi hadir langsung dan apresiasi konsistensi penyelenggaraan.

"Antusiasme sangat tinggi karena ini festival keempat. Tiap tahun ada perbaikan, dari penampilan, kualitas pertandingan hingga kesiapan peserta," ujar Yuhronur.

BACA JUGA:Festival Dayung Tejoasri 2026 Lamongan Dibuka, PODSI Jatim Bidik Venue Jadi Tuan Rumah Regional

Kadispora Jatim Muhammad Hadi Wawan Guntoro juga beri apresiasi. "Kolaborasi Pemdes dan Pemkab kemas olahraga tradisional jadi wisata menarik. Sponsor dan standar perlu ditata, agar jadi hiburan, wisata, sekaligus pembinaan atlet," tutur Hadi.


Mini kidi--

Kades Tejoasri Yusuf Bachtiar siap jika festival naik kelas jadi agenda provinsi.

"Kami terbuka. Jika Pemprov Jatim melirik Tejoasri jadi agenda tahunan, kami sambut baik. Teknis siap ikut petunjuk Pemprov," tegas Yusuf.

BACA JUGA:Atlet Dayung Lamongan Lolos Seleknas SUP, PODSI Dorong Dukungan Pemkab

Dampak ekonomi langsung terasa. UMKM dan warga sekitar manfaatkan momentum buka lapak untuk gerakkan roda ekonomi desa.


Gempur Rokok Illegal--

Persaingan sengit terjadi di final. Tim Desa Jumputrejo Sidoarjo keluar juara 1 setelah kalahkan tim tuan rumah Desa Pupus Blawi Lamongan.

Suksesnya festival ini pertegas posisi Bengawan Mati sebagai destinasi sport tourism unggulan Jatim yang padukan keindahan alam, kearifan lokal dan olahraga tradisional.

Sumber:

Berita Terkait