iklan HUT R!

Qodari Ungkap Manfaat Jargas, Rumah Tangga Lebih Hemat dan Pasokan Gas Terjamin

Qodari Ungkap Manfaat Jargas, Rumah Tangga Lebih Hemat dan Pasokan Gas Terjamin

Pengecekan sambungan jargas di salah satu rumah susun untuk kebutuhan rumah tangga.--

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari memaparkan berbagai manfaat Program Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga (Jargas), mulai dari pasokan gas yang lebih praktis hingga penghematan pengeluaran Rumah Tangga.

Menurut Qodari, Jargas tidak hanya memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan energi untuk memasak, tetapi juga menawarkan harga yang lebih stabil dibandingkan LPG tabung sehingga dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.


Mini kidi--

"Gas tersedia melalui pipa sehingga pelanggan tidak perlu lagi membeli, mengangkat, atau mengganti tabung. Pelanggan juga memperoleh pasokan gas yang lebih praktis dan dapat menggunakannya sesuai kebutuhan, dengan pembayaran berdasarkan pemakaian yang tercatat pada meter," ujar Muhammad Qodari dalam konferensi pers mingguan di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu 5 Agustus 2026.

"Harganya juga lebih stabil karena tidak terlalu dipengaruhi distribusi tabung, sementara risiko kelangkaan LPG di tingkat pengecer dapat berkurang," lanjutnya.

BACA JUGA:Pemerintah Targetkan 1,45 Juta Sambungan Jargas Baru hingga 2029

Qodari menjelaskan penggunaan Jargas berpotensi menghemat pengeluaran rumah tangga sekitar Rp50.000 hingga Rp80.000 per bulan atau sekitar Rp600.000 hingga Rp900.000 per tahun.

Perhitungan tersebut didasarkan pada asumsi konsumsi tiga tabung LPG 3 kilogram per bulan dengan tarif Jargas sekitar Rp4.000 per meter kubik dan mengacu pada harga LPG yang berlaku di masing-masing daerah.

Selain itu, pemerintah menjamin keamanan penggunaan Jargas melalui penerapan peralatan berstandar, pengujian kebocoran, pemeriksaan teknis, serta pemeliharaan secara berkala.

Menurutnya, pemanfaatan gas bumi melalui Jargas juga memberikan manfaat bagi lingkungan karena menghasilkan proses pembakaran yang lebih bersih dan efisien.

Program tersebut turut mengurangi kebutuhan distribusi tabung LPG sehingga dapat menekan konsumsi bahan bakar kendaraan pengangkut, emisi, serta kemacetan yang timbul dari rantai logistik LPG.

"Selain itu, Jargas meningkatkan efisiensi penggunaan energi di tingkat rumah tangga dan mendukung peralihan menuju bauran energi yang lebih bersih," kata Qodari.

Ia menambahkan, pembangunan Jargas menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian nasional. Pelaksanaan proyek di berbagai daerah mendorong permintaan tenaga kerja, material, jasa konstruksi, manufaktur, pengawasan, hingga pengoperasian jaringan.

Program tersebut juga membuka peluang pasar bagi industri dalam negeri, khususnya produsen pipa polyethylene (PE), pipa baja, meter gas, regulator, valve, fitting, kompor gas, enclosure, serta penyedia jasa konstruksi dan engineering. Hal ini diharapkan semakin memperkuat industri gas nasional dari hulu hingga hilir.

Sumber: