Pemerintah Targetkan 1,45 Juta Sambungan Jargas Baru hingga 2029
kepala Bakom RI Muhammad Qodari.--
JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah menargetkan pembangunan 1.450.000 sambungan rumah (SR) jaringan gas untuk rumah tangga (Jargas) sepanjang 2025-2029 melalui skema APBN, Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan investasi BUMN.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan, pembangunan Jargas merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang terus dipercepat untuk menyediakan energi rumah tangga yang lebih bersih, murah, aman, praktis, dan efisien.
"Secara total, pembangunan Jargas tahun 2025 hingga 2029 diproyeksikan mencapai 1.450.000 SR, dengan rincian 600.000 SR melalui APBN, 350.000 SR melalui KPBU, dan 500.000 SR dari investasi BUMN," kata Muhammad Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu 5 Agustus 2026.

Mini kidi--
Menurutnya, pada 2025 pemerintah membangun 100.000 SR melalui pendanaan BUMN. Selanjutnya pada 2026 diproyeksikan 150.000 SR melalui APBN, 50.000 SR melalui KPBU, dan 100.000 SR dari investasi BUMN.
Ia menambahkan, pada 2027, 2028, dan 2029 masing-masing diproyeksikan dibangun 150.000 SR melalui APBN, 100.000 SR melalui KPBU, dan 100.000 SR dari investasi BUMN.
BACA JUGA:Kabupaten Sidoarjo Dapat Bantuan Jargas 7.223 SR
"Kebutuhan anggaran pembangunan dihitung berdasarkan pendekatan rule of thumb sebesar Rp10.000.000 per sambungan rumah, yang akan menyesuaikan hasil perencanaan teknis, kondisi lapangan, lokasi pembangunan, serta hasil pengadaan," ujarnya.
Sementara itu, hingga 3 Agustus 2026, pembangunan Jargas periode 2025-2026 ditargetkan sebanyak 119.379 SR di 15 kabupaten/kota. Saat ini, proyek tersebut telah memasuki tahap penyelesaian konstruksi.
Pemerintah juga membangun Jargas Kabupaten Cirebon Tahap I dengan target 41.043 SR di Kecamatan Gempol, Palimanan, Dukupuntang, dan Depok. Kontrak proyek berlangsung mulai 20 Mei hingga 31 Desember 2026 dan saat ini masih berada pada tahap awal berupa survei jalur, lokasi stasiun pengatur (RS), stasiun pengukur tekanan gas (MRS), serta pendataan calon pelanggan.
Selain itu, pemerintah mempercepat pembangunan Jargas periode 2026-2028 dengan target 959.232 SR di delapan kabupaten/kota. Saat ini, Front End Engineering Design (FEED) dan Detail Engineering Design Construction (DEDC) telah disusun dan dalam tahap persiapan pelaksanaan.
Delapan daerah tersebut meliputi Kabupaten Bogor sebanyak 182.665 SR, Kota Depok 156.134 SR, Kabupaten Bekasi 120.691 SR, Kabupaten Cirebon 117.142 SR, Kabupaten Tangerang 100.247 SR, Kabupaten Lamongan 101.295 SR, Kabupaten Pasuruan 93.772 SR, dan Kabupaten Jombang 87.286 SR.

Gempur Rokok Illegal--
"Secara kumulatif hingga tahun 2025, telah dibangun 949.008 SR, dengan rincian 703.308 SR melalui pendanaan APBN dan 245.700 SR melalui pendanaan non-APBN," kata Qodari.
Sumber:




