Maksimalkan Potensi, Disbudpar Kota Blitar Optimistis Capaian PAD Tembus Rp 1,8 Miliar
Kawasan Makam Bung Karno atau MBK yang menjadi ikon wisata religi di Kota Blitar. --
BLITAR, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus menggenjot potensi dari sektor pariwisata yang dikelola Dinas Kebudayaan dan pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar. Ini dalam rangka Pendapatan asli daerah.
BACA JUGA:Rapat Paripurna DPRD Kota Blitar Soroti Pengelolaan Anggaran dan Minta Eksekutif Dongkrak PAD
Berdasarkan data hingga enam bulan atau triwulan 2026, capaian atau realisasi pendapatan asli daerah tembus sekitar Rp 900 juta atau 50 persen dari total target Rp 1,8 miliar. Itu naik disbanding tahun-tahun sebelumnya pada periode yang sama masih di angka 35 persen.
“Jika melihat kondisi yang positif ini, kami optimistis target yang ditetapkan bisa terpenuhi. Kami akan memaksimalkan potensi,” kata Plt. Kepala Disbudpar Kota Blitar, Rike Rochmawati, Kamis (08/8/2026).
BACA JUGA:Polres Blitar Berikan Teguran Simpatik kepada Pelajar dalam Operasi Zebra Semeru 2025

Mini kidi--
Dia menjelaskan capaian PAD 50 persen itu berasal dari berbagai pundi-pundi pendapatan yang dikelola disbudpar. Di antaranya retribusi parkir kendaraan di kompleks Kawasan wisata. Utamanya di pusat informasi pariwisata dan perdagangan atau PIPP.
Ada juga dari tiket wisatawan yang mengunjungi kompleks MBK hingga retribusi jasa sewa aset-aset yang dikelola disbudpar. Seperti penyewaan kios atau lapak pedagang hingga penyewaan Gedung.

Gempur Rokok Illegal--
Untuk lebih memaksimalkan capaian itu, pihaknya melakukan inovasi atau terobosan. Seperti memperkuat promosi destinasi wisata melalui platform digital. Selain itu juga mengemas berbagai agenda tahunan menjadi event berskala nasional.
Hal itu dilakukan guna menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara untuk datang ke Kota Blitar. (dul)
Sumber:




