iklan HUT R!

Imigrasi Kediri Edukasi Pelajar Jombang Cegah TPPO dan Kenalkan POLTEKIMIPAS

Imigrasi Kediri Edukasi Pelajar Jombang Cegah TPPO dan Kenalkan POLTEKIMIPAS

Kepala SMKN 2 Jombang Amiroh SKom, MKom menerima cinderamata dari Nasrullah mewakili Kepala Kantor Imigrasi Kelas Non TPI Kediri sebagai apresiasi atas diadakannya sosialisasi.--

JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri mengedukasi ratusan pelajar SMKN 2 JOMBANG mengenai bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sekaligus memperkenalkan Sekolah Kedinasan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (POLTEKIMIPAS), Rabu 5 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN 2 Jombang tersebut diikuti perwakilan siswa kelas X, XI, dan XII. Sosialisasi menjadi bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menghadirkan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat melalui program "Imigrasi untuk Rakyat", sekaligus mendukung implementasi Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kepala SMKN 2 Jombang Amiroh SKom, MKom, mengapresiasi dipilihnya sekolah yang dipimpinnya sebagai lokasi sosialisasi perdana dari Kantor Imigrasi Kediri.

BACA JUGA:Kantor Imigrasi Kediri Hadirkan Pasporia di Car Free Day Nganjuk, Layani 29 Permohonan Paspor

Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi generasi muda yang rentan menjadi sasaran berbagai modus perdagangan orang, mulai dari pengantin pesanan, program magang fiktif, hingga penawaran kerja nonprosedural di luar negeri.


Mini kidi--

Selain membekali siswa dengan pengetahuan untuk melindungi diri, kegiatan tersebut juga membuka wawasan mengenai peluang melanjutkan pendidikan melalui jalur sekolah kedinasan POLTEKIMIPAS.

Dalam sesi utama, Kasubsi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Atika Aryani Saraswati, memaparkan tugas dan fungsi Imigrasi, layanan paspor, hingga pentingnya menggunakan dokumen perjalanan sesuai peruntukannya.

Tak hanya itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai modus TPPO, faktor penyebab, dampak terhadap korban, serta langkah-langkah pencegahan agar tidak terjebak dalam praktik perdagangan orang saat hendak bekerja atau melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

BACA JUGA:Kantor Imigrasi Kediri Hadirkan Pasporia di Car Free Day Nganjuk, Layani 29 Permohonan Paspor

Sementara itu, Taruna POLTEKIMIPAS memperkenalkan profil kampus kedinasan, mulai dari proses pendaftaran, tahapan seleksi, sistem pendidikan, hingga prospek karier sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Antusiasme siswa terlihat saat sesi diskusi berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari syarat pembuatan paspor, prosedur keberangkatan ke luar negeri, pencegahan TPPO, hingga kehidupan selama menempuh pendidikan di POLTEKIMIPAS.

Sebagai bentuk apresiasi, Kantor Imigrasi Kediri memberikan suvenir kepada siswa yang aktif bertanya. Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat sebagai simbol sinergi antara Kantor Imigrasi Kediri dan SMKN 2 Jombang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri, Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra, menegaskan edukasi kepada pelajar merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran sejak dini terhadap bahaya perdagangan orang.

Sumber:

Berita Terkait