Enam Warga Sumenep Ikuti Pengukuran Kaki Palsu Program Bakti TNI AD

Enam Warga Sumenep Ikuti Pengukuran Kaki Palsu Program Bakti TNI AD

Tim kesehatan melakukan pengukuran kaki palsu kepada penyandang disabilitas di Makodim 0827/Sumenep.--

SUMENEP, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Enam penyandang disabilitas mengikuti pengukuran kaki palsu dalam Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura di Aula Makodim 0827/SUMENEP sebagai tahap awal pembuatan alat bantu, Minggu 2 Agustus 2026.

Enam warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep mengikuti proses pengukuran yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing penerima.

Pengukuran dilakukan tim kesehatan Denkesyah 05.04.04 Surabaya yang dipimpin Kapten Ckm Zairi. Kegiatan tersebut turut didampingi Pasiter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf Agung Muhaimin bersama Letda Ckm Supandi dari Poskesdim Sumenep.

BACA JUGA:Danrem Bhaskara Jaya Tanamkan Semangat MANTAP di Kodim Sumenep

Kapten Ckm Zairi mengatakan proses pengukuran merupakan tahapan penting untuk memastikan kaki palsu yang dibuat nyaman digunakan dan sesuai kebutuhan setiap penerima.

"Setiap penerima memiliki kondisi tungkai yang berbeda, sehingga pengukuran harus dilakukan secara teliti. Hasilnya akan menjadi dasar pembuatan kaki palsu agar benar-benar pas, nyaman, dan dapat membantu aktivitas sehari-hari," ujarnya.

Sementara itu, Pasiter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf Agung Muhaimin menegaskan program tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap masyarakat, khususnya penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu untuk meningkatkan kualitas hidup.


Gempur Rokok Illegal--

"Melalui Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura, kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan pelayanan terbaik. Semoga bantuan kaki palsu ini nantinya dapat memberikan manfaat, menumbuhkan semangat, serta mendukung penerima agar lebih mandiri dalam menjalankan aktivitas," katanya.

Selain berfokus pada pembangunan infrastruktur, Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura juga menyentuh sektor kesehatan dan kemanusiaan melalui berbagai layanan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (aan)

Sumber: