Dewan Sidak Proyek Jembatan Bok Wedi Pasuruan, Ditarget Rampung Lebih Cepat dari Jadwal

Dewan Sidak Proyek Jembatan Bok Wedi Pasuruan, Ditarget Rampung Lebih Cepat dari Jadwal

Anggota DPRD Kota Pasuruan meninjau proyek peninggian Jembatan Bok Wedi saat inspeksi mendadak.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Komisi III DPRD Kota Pasuruan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek peninggian Jembatan Bok Wedi di Kelurahan Blandongan guna memastikan pengerjaan berjalan tepat waktu dan tepat mutu, Jumat 31 Juli 2026.

Sidak dilakukan untuk memastikan proyek strategis bernilai lebih dari Rp 11 miliar tersebut mampu mengatasi persoalan banjir tahunan di wilayah setempat.

Ketua Komisi III DPRD Kota Pasuruan, Suci Mardiko, mengapresiasi hasil peninjauan di lapangan setelah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), kontraktor pelaksana, dan pengawas proyek.

"Setelah kita melihat dan ketemu dengan pihak BBPJN, kontraktor pelaksana, dan pengawas, kami yakin bahwa jembatan ini jauh lebih cepat dari yang direncanakan," ujar Suci Mardiko.

BACA JUGA:Dukung Produksi Padi, Irigasi Perpompaan di Pasuruan Melonjak Jadi 23 Titik


Gempur Rokok Illegal--

Ia menjelaskan, tujuan utama peninggian Jembatan Bok Wedi di Jalan Ir. H. Juanda adalah mengurangi dampak banjir saat musim hujan maupun akibat kiriman air dari wilayah hulu yang kerap mengganggu jalur Pantura.

Menurutnya, kontraktor tetap harus mengutamakan kualitas bangunan meski pengerjaan proyek dipercepat. Peninggian rel kereta api di kawasan tersebut direncanakan dilaksanakan pada 2027.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Dwi Bagus, mengatakan progres fisik hingga Kamis 30 Juli 2026 menunjukkan perkembangan positif. Dari target 69 persen, realisasi pekerjaan telah mencapai 73 persen atau surplus sekitar 4 persen.

"Dalam pelaksanaan, Alhamdulillah ada percepatan. Yang semula dijadwalkan selesai pada November, kini target kami pada tanggal 10 September sudah bisa dibuka dan dilewati oleh kendaraan," kata Dwi Bagus.

BACA JUGA:Aksi Heroik Petugas PJL di Pasuruan Viral, Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Rel KA

Ia menambahkan, kelancaran proyek yang dimulai sejak April 2026 tidak mengalami hambatan berarti di lapangan.

Dwi Bagus juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan yang diberikan sehingga percepatan proyek dapat berjalan sesuai target.

Proyek peninggian Jembatan Bok Wedi beserta pembangunan saluran drainase di sekitarnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2026 dengan nilai lebih dari Rp 11 miliar.

Keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran sungai di jalur Pantura Pasuruan sekaligus mengurangi banjir tahunan yang selama ini meresahkan masyarakat. (kd/mh)

 

 
 
 

Sumber:

Berita Terkait