iklan bhayangkara2

Satu Orang Diamankan saat Penggerudukan Markas Debt Collector di Teuku Umar Surabaya

Satu Orang Diamankan saat Penggerudukan Markas Debt Collector di Teuku Umar Surabaya

Kondisi Jalan Teuku Umar, Tegalsari, Surabaya saat massa menggeruduk markas debt collector.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Polisi mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam penggerudukan markas debt collector (DC) di Jalan Teuku Umar, Tegalsari, karena kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit, Rabu 29 Juli 2026.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengatakan pria yang diamankan tersebut berinisial B. Ia ditangkap di lokasi saat aksi penggerudukan terjadi pada Senin (27/7) dini hari.

"Ya, ada satu orang yang diamankan. Inisialnya B. Diamankan langsung pada malam itu," katanya.

BACA JUGA:Aniaya 2 Petugas Keamanan Tempat Hiburan Malam Surabaya, Markas Debt Collector Digeruduk Rekan Korban

Awalnya, B diduga merupakan anggota salah satu perguruan silat. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, polisi memastikan yang bersangkutan merupakan warga biasa yang ikut dalam aksi penyerangan ke markas debt collector tersebut.

"Awalnya ada kelompok masyarakat yang mengaku berasal dari PSHT dan diduga hendak melakukan aksi balas dendam. Setelah kami amankan dan periksa, ternyata mereka bukan anggota PSHT, melainkan warga biasa," lanjutnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan Satreskrim Polrestabes Surabaya masih memburu terduga pelaku lain yang terlibat, baik dari pihak debt collector maupun kelompok penyerang.

"Sementara kami sudah mengamankan seorang pelaku DC yang sempat membuat keributan di Jalan Basuki Rahmat. Saya juga sudah perintahkan melalui Kasatreskrim untuk terus memburu pelaku-pelaku lain yang terlibat," tegasnya.


Gempur Rokok Illegal--

Ia mengimbau kedua belah pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi balasan. Polisi memastikan seluruh pihak yang terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Saya mengimbau kepada semua masyarakat untuk menahan diri, biarkan kami bekerja. Saya pastikan semua yang terlibat akan mendapatkan hukuman yang seadil-adilnya. Tidak peduli dari kelompok manapun, cuman satu keinginan kita, Surabaya wajib kondusif," pungkasnya. (wen)

Sumber:

Berita Terkait