RT/RW Minta Honor Naik, Bupati Jember Tampung Aspirasi Warga Lewat Bunga Desaku
Bupati Jember Muhammad Fawait berdialog dengan Ketua RW 08 Dusun Krajan, Slamet Abidin, saat kegiatan Bunga Desaku di Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul.--
JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kenaikan honor bagi ketua RT/RW menjadi aspirasi utama warga dalam kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada Bupati Jember Muhammad Fawait, Selasa 28 Juli 2026.
Ketua RW 08 Dusun Krajan, Slamet Abidin, yang mewakili para ketua RT/RW se-Kecamatan Tanggul, berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak hanya meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga memperhatikan perangkat lingkungan yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.
"Ini ibaratnya ujung tombak pemerintahan. Kalau cuma ASN yang dinaikkan gajinya, kami juga berharap kami yang di bawah ikut diperhatikan. Harapan kami minimal honornya bisa naik menjadi Rp500 ribu," ujar Slamet.
BACA JUGA:Lewat Bunga Desaku, Pemkab Jember Padukan Bansos dan Pemeriksaan Kesehatan bagi Lansia
Selain kenaikan honor, Slamet juga meminta perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak-anak keluarga RT/RW maupun kader Posyandu. Menurutnya, masih ada warga yang mengeluhkan sulit memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
"Katanya rumit, Gus, tidak dapat beasiswa. Teman saya bilang begitu," tuturnya.
Aspirasi serupa disampaikan kader Posyandu, Ainur Rohmah. Ia meminta pemerintah menambah fasilitas penimbangan di Posyandu sekaligus meningkatkan honor kader.
"Kalau bisa honornya naik Rp500 ribu, bahkan kalau boleh satu juta," ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah.
"Nggih, ini nanti dicatat semuanya. Nanti Bupati dan Pemkab akan mencatat usulan dari panjenengan," katanya.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu juga meminta seluruh perangkat daerah mengawal setiap usulan masyarakat, termasuk terkait beasiswa pendidikan, kebutuhan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan perangkat lingkungan.
Menurutnya, pemerintah harus mengetahui persoalan riil di lapangan agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Gempur Rokok Illegal--
"Jangan sampai kalau ditanya bagaimana daerahmu dijawab aman, beres, padahal di bawah masih banyak masalah. Supaya semua tim pemerintah paham persoalan yang ada di masyarakat," tegasnya.
Sumber:




