iklan bhayangkara2

Protes Penyebutan Londo Ireng ke Wartawan, Jurnalis Blitar Turun Jalan

Protes Penyebutan Londo Ireng ke Wartawan, Jurnalis Blitar Turun Jalan

Para jurnalis ketika menggelar aksi damai di depan patung Bung Karno.--

BLITAR, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Puluhan jurnalis di BLITAR Raya turun ke jalan. Ini menyusul pernyataan  Presiden Prabowo Subianto yang berkomentar soal wartawan dengan Londo Ireng.  

Para jurnalis menggelar aksi damai dipusatkan di depan patung Bung Karno atau pertigaan Herlingga. Massa membagikan brosur ke pengendara. Selain itu juga membawa banner sebagai bentuk protes pernyataan yang dianggap merendahkan profesi wartawan. Para jurnalis itu  merupakan gabungan dari berbagai organisasi. Di antaranya Aliansi Jurnalis Independen atau AJI Kediri, PWI Blitar Raya dan IJTI Blitar Raya.

BACA JUGA:Wartawan Malang Minta Presiden Prabowo Minta Maaf Sebut Londo Ireng

Menurut Sekretaris IJTI Blitar Raya Winanto, pernyataan presiden soal Londo Ireng sangat disayangkaan. Karena itu dianggap mengganggu martabat pers. Jurnalis dalam pelaksanaan dilindungi undang-undang.

Sebagai Lembaga control sosial dan pilar demokrasi, keberadaan pers sangat dibutuhkan pada saat ini.  Massa minta presiden untuk klarifikasi dan minta maaf. Karena pernyataan  dianggap menciderai profesi jurnalis yang jelas-jelas dilindungi undang-undang.

“Kami bukan memusuhi pemerintah. Tetapi ini sebagai bentuk keprihatinan soal pernyataan yang dianggap merendahkan profesi,” kata Winanto. 

BACA JUGA:PWI Bojonegoro Serukan Kemerdekaan Pers, Tolak Penyebutan Londo Ireng ke Wartawan


Gempur Rokok Illegal--

Sebagai bentuk atau wujud keprihatinan, para jurnalis mengenakan kostum atau baju hitam lengkap dengan ikat kepala hitam. Itu sebagai bentuk keprihatinan. Puncaknya para jurnalis menandatangani petisi yang ditujukan  kepada presiden. Selain itu juga mencopot dan meletakkan kartu pers. 

“Kami juga mengajak pers untuk tetap menjalankan sebagai fungsi control sosial. Pegang teguh kode etik jurnalistik ketika menjalankan tugas di lapangan.  

Sejumlah aparat mengamankan jalannya aksi damai. Aksi damai digelar pukul 08.00 dan berakhir pukul 10.00 berlangsung aman dan tertib lancar.(dul)

Sumber: