Reses di Tlogoagung Bojonegoro, Sri Wahyuni Terima Aspirasi Warga
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni menerima sejumlah usulan dari warga Desa Tlogoagung--
BOJONEGORO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni menerima sejumlah usulan dari warga Desa Tlogoagung, Kabupaten BOJONEGORO, saat kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026.
Aspirasi yang disampaikan mulai dari kebutuhan renovasi kantor balai desa, perbaikan bangunan TK Aisyiyah Tlogoagung, hingga pembangunan saluran pengairan untuk mengalirkan air dari sungai atau Bengawan Solo ke area persawahan.
“Ketiga persoalan tersebut dinilai memiliki dampak langsung terhadap pelayanan masyarakat, kualitas pendidikan anak usia dini, serta produktivitas petani,” ujar Sri Wahyuni.
Warga berharap kondisi kantor balai desa yang membutuhkan perbaikan dapat segera ditangani. Sebagai pusat pelayanan pemerintahan desa, keberadaan balai desa yang layak dinilai penting untuk mendukung aktivitas pelayanan administrasi dan berbagai kegiatan masyarakat.
Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan renovasi bangunan TK Aisyiyah Tlogoagung. Perbaikan fasilitas pendidikan anak usia dini dinilai penting untuk menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Fasilitas pendidikan anak usia dini harus menjadi perhatian. Anak-anak membutuhkan tempat belajar yang aman dan layak,” ujar Sri Wahyuni.
BACA JUGA:DPRD Jatim Siapkan 720 Titik Pertemuan Serap Aspirasi Lewat Reses Masa Persidangan III
Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak hanya berbicara mengenai jenjang sekolah menengah dan perguruan tinggi. Kualitas pendidikan harus dibangun sejak usia dini, termasuk melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
Politikus Demokrat asal Dapil Bojonegoro-Tuban ini pun mendorong agar kebutuhan renovasi TK tersebut segera didata secara detail. Pemerintah desa dan pengelola sekolah dapat menyusun daftar kebutuhan prioritas, mulai dari kondisi bangunan, ruang kelas, sanitasi, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Gempur Rokok Illegal--
Dengan data tersebut, kebutuhan renovasi dapat diajukan melalui skema bantuan yang sesuai dan dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat urgensinya.
“Yang penting ada data dan perencanaan yang jelas. Dari situ kita bisa menentukan mana yang harus diprioritaskan dan bagaimana skema pembiayaannya,” jelasnya.
BACA JUGA:Wakil Ketua DPRD Jatim Ingatkan Sekolah Tak Tambah Beban Orang Tua Siswa
Sumber:




