Setelah Melapor, Yakuza Maneges Minta Ica Cellow dan Mala Aghata Dicekal
Tim Hukum, Yakuza Maneges Moh Zakki saat memberikan keterangan media--
MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Tim Hukum Yakuza Maneges Malang Pasuruan Raya, Moh Zakki meminta kepolisian mencekal dan melarang kedua seleb media sosial, Icha Cellow dan Mala Agatha, tampil di seluruh wilayah Jawa Timur.
Hal itu, kata Zakki, tindak lanjut dari pelaporan di Polresta Malang Kota, beberapa waktu lalu. Kini, pihaknya telah melayangkan surat permohonan kepada Polda Jawa Timur, tanggal 21 Juli 2026 lalu.
"Pihak terlapor dalam perkara ini Ica Cellow alias Ica Cahyani serta Mala Agatha alias Lian Samala beserta tim kreatifnya. Terkait dugaan konten pornografi dalam lagu 'Gapapa'," jelas M. Zaki, saat memberikan keterangan, Jumat, 24 Juli 2026.
BACA JUGA:Amar Ma'ruf Nahi Mungkar, Yakuza Maneges Laporkan Tiktoker ke Polisi
Tidak hanya kepolisian, surat permohonan pencekalan juga ditembuskan ke sejumlah instansi pemerintah. Mulai Gubernur Jawa Timur, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Kapolrestabes, Kapolresta dan Kapolres se-Jawa Timur, serta Wali Kota dan Bupati se-Jawa Timur termasuk Kepala Satpol PP.
"Kenapa jajaran pemerintah daerah dan Satpol PP, karena mereka memiliki wewenang dalam menerbitkan izin kegiatan atau acara," lanjutnya.

Gempur Rokok Illegal--
Yakuza Maneges menegaskan, tindakan terlapor, telah memenuhi unsur tindak pidana pornografi. Melanggar Pasal 34 juncto Pasal 8 atau Pasal 36 juncto Pasal 10 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi dan Pasal 406 huruf (a) atau Pasal 407 KUHP.
Tindakan itu, bermuatan pornografi bersifat transnasional. Tidak hanya dilihat dari sisi lokasi tindak pidana (locus delicti) semata, melainkan juga dimana konten tersebut dapat diakses publik.
"Locus delicti, tidak hanya dilihat dari lokasi video tersebut direkam atau diunggah. Melainkan juga lokasi, dimana konten tersebut dapat diakses publik," tegasnya.
Jika masih ada pihak yang tetap mengundang untuk tampil, Yakuza Maneges menegaskan sikap pantang mundur dan siap mengambil langkah hukum tegas. Timnya sedang menelusuri jadwal keduanya akan tampil.
"Siapa pun panitia penyelenggara memaksa mendatangkannya, akan kami surati secara resmi, dan melaporkannya ke polisi atas dugaan penyertaan (turut serta melakukan tindak pidana pornografi)," pungkasnya.
BACA JUGA:Mengenal Keyziah Cantika, Pedangdut Muda Asal Mojokerto yang Naik Daun
Sumber:





