Anak Bos Dragon Spa Surabaya Tabrak Pemotor Hingga Tewas, Polisi Periksa Saksi-Saksi
Petugas medis memeriksa jasad Bilal yang tertabrak mobil di Jalan Kertajaya Indah.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Satlantas Polrestabes Surabaya masih melakukan penyelidikan atas kasus tewasnya Muhammad Bilal (68), pemotor Yamaha Vega nopol L 6250 CAD, yang tewas di Jalan Kertajaya Indah pada Senin, 13 Juli 2026 sekitar pukul 08.00 WIB.
Korban meregang nyawa di lokasi kejadian setelah ditabrak mobil Honda CR-V nopol L 1562 AT, yang diduga dikemudikan anak bos Golden Dragon Spa, Siauw Jimmy Antonius Wijaya (43), warga Jalan Nginden, Surabaya.
Kanitgakkum Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Supriyono mengatakan, penyelidikan masih berlangsung. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh penyebab kecelakaan tersebut.
"Masih memeriksa saksi-saksi yang ada," katanya.
BACA JUGA:Mobil Tabrak 2 Motor di Kertajaya, Satu Korban Tewas di Tempat
BACA JUGA:Satlantas Polrestabes Surabaya Kembalikan 157 Kendaraan Barang Bukti Kecelakaan
Diberitakan sebelumnya, sepekan berlalu sejak kecelakaan maut di Jalan Kertajaya Indah pada Senin 13 Juli 2026 pukul 08.00 WIB, yang merenggut nyawa Muhammad Bilal (68), keluarga korban mengaku masih menunggu itikad baik dan tanggung jawab.
Bilal tewas di lokasi kejadian setelah ditabrak pengemudi mobil Honda CR-V bernopol L 1562 AT, Siauw Jimmy Antonius Wijaya (43), yang disebut merupakan anak pemilik Golden Dragon Spa di Jalan Raya Nginden.

Gempur Rokok Illegal--
Hingga Rabu 22 Juli 2026, keluarga menyebut belum ada penyelesaian yang memberikan kepastian. Mereka mengaku hanya didatangi seseorang yang memperkenalkan diri sebagai istri dan adik pengemudi pada malam setelah kecelakaan.
"Mereka datang hanya menyampaikan permintaan maaf, lalu pulang. Setelah itu tidak ada lagi tindak lanjut. Kami hanya ingin ada tanggung jawab dan keadilan untuk bapak," ujar Emi, putri almarhum Bilal. (wen)
Sumber:





