iklan bhayangkara2

Ratusan Sopir Angkot Geruduk Dishub Jatim, Protes Transit Trans Jatim di Medaeng

Ratusan Sopir Angkot Geruduk Dishub Jatim, Protes Transit Trans Jatim di Medaeng

Ratusan sopir angkot menggelar aksi protes sistem transit Trans Jatim di depan Kantor Dishub Jawa Timur.--

Mereka memprotes sistem transit Trans Jatim di Halte Medaeng yang dinilai menurunkan pendapatan mereka, 

Massa aksi mulai berkumpul sekitar pukul 12.30 WIB dengan memarkir puluhan angkutan kota berjajar di depan Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur dan mendapat dukungan sopir angkutan umum dari sejumlah daerah di Jawa Timur.

Menurut Ketua Dewan Perwakilan Daerah Serikat Sopir Indonesia Siswoyo, keberadaan Halte Medaeng sebagai titik transit beberapa koridor Trans Jatim telah mengurangi jumlah penumpang angkutan kota secara signifikan.

"Kami memperjuangkan aspirasi teman-teman sopir, khususnya di Sidoarjo yang terdampak langsung oleh sistem transit di Halte Medaeng. Penumpang yang biasanya menggunakan angkot kini lebih memilih melanjutkan perjalanan dengan Trans Jatim," ujarnya.

BACA JUGA:Trans Jatim Bidik Kawasan Industri Pasuruan, Dishub Siapkan Jalur Alternatif untuk Buruh


Gempur Rokok Illegal--

Selain itu, para sopir menyebut dampak kebijakan tersebut mulai dirasakan dalam tiga bulan terakhir dengan penurunan pendapatan harian hingga 70 persen karena Halte Medaeng beralih menjadi pusat transit bus antarkoridor.

Halte Medaeng menjadi titik pertemuan Koridor 1 Sidoarjo–Terminal Bungurasih, Koridor 2 Surabaya–Mojokerto, dan Koridor 5 Bangkalan–Surabaya sehingga penumpang dinilai tidak lagi membutuhkan layanan angkutan kota untuk melanjutkan perjalanan.

BACA JUGA:Puluhan Sopir Jeep Geruduk Loket TNBTS Wonokitri, Protes Oknum Petugas Terlibat Kontak Fisik

Menurutnya, para sopir mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghapus skema transit di Halte Medaeng dan mengalihkan seluruh layanan langsung ke Terminal Bungurasih.

"Kalau seluruh bus langsung masuk Bungurasih, penumpang akan kembali terkonsentrasi di terminal. Saat ini Bungurasih sangat sepi. Kami yakin aktivitas di sana akan meningkat jika transit di Medaeng dihapus," ucap Siswoyo.

Sementara itu, para sopir berharap pemerintah membuka ruang dialog dan mencari solusi bagi keberlangsungan transportasi umum konvensional serta mengingatkan akan kembali menggelar aksi apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons. (ain)

 
 
 

Sumber:

Berita Terkait