iklan bhayangkara2
Pildun Banner

Sekjen Imipas Pastikan L'Sima Lapas Malang Beri Layanan Profesional

Sekjen Imipas Pastikan L'Sima Lapas Malang Beri Layanan Profesional

Prosesi kunjungan Sekretaris jendral imipas ke Lapas Malang --

MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia, melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang, Jumat 17 Juli 2026.

Kunjungan tersebut, menjadi bagian dari penguatan tata kelola pemasyarakatan. Memastikan setiap aspek pelayanan publik  berjalan sesuai standar.

BACA JUGA:Pakai Sarana Pembalut, Pengunjung Selundupkan Barang Terlarang ke Lapas Malang

Berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan. Mampu menghasilkan pembinaan dan manfaat nyata.

Asep Kurnia mengunjungi Kantin Primkopasindo Lapas Malang, memastikan penerapan kebijakan satu harga. Sesuai ketentuan Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Inkopasindo).

BACA JUGA:Ribuan Warga Binaan Lapas Malang Makan Sate dan Gule Bersama Saat Iduladha

"Pelayanan dasar seperti kantin, harus menjunjung prinsip keadilan dan transparansi. Pastikan harga yang diterapkan sesuai ketentuan. Tidak memberatkan warga binaan, menjadi bentuk pelayanan yang humanis," terang Asep Kurnia,

Ia meninjau langsung daftar harga kebutuhan pokok, mekanisme pelayanan, hingga berdialog dengan sejumlah warga binaan mengenai kemudahan akses dan keterjangkauan harga. 


Gempur Rokok Illegal--

Peninjauan berlanjut ke ruang pembinaan kemandirian Batik Tulis Lowokwaroe, salah satu program unggulan Lapas Malang. Asep mengapresiasi kualitas batik yang dihasilkan. Mulai dari perancangan motif secara digital hingga pengerjaan tulis secara konvensional. 

Sementara itu, Kepala Lapas Malang, Christo Victor Nixon Toar, menjelaskan, seluruh warga binaan bekerja dalam program pembinaan kemandirian. Mereka telah memperoleh hak premi yang dikelola secara akuntabel melalui buku tabungan premi. 

BACA JUGA:Perkuat Sinergi, Lapas Malang dan Pemkot Bahas Pendampingan Program Pendidikan Kesetaraan Warga Binaan

"Ini merupakan bentuk penghargaan.  Atas produktivitas mereka sekaligus menjadi bekal awal, untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas." jelasnya. (edr)

Sumber: