iklan bhayangkara2
Pildun Banner

Program JKN Bantu Putri Sunawan Jalani Perawatan Pascakecelakaan Tanpa Beban Biaya

Program JKN Bantu Putri Sunawan Jalani Perawatan Pascakecelakaan Tanpa Beban Biaya

Sunawan mengaku terbantu Program JKN saat putrinya menjalani perawatan di rumah sakit.--

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya dialami Sunawan, warga Kediri, saat putrinya menjalani perawatan akibat luka melepuh setelah mengalami kecelakaan, Jumat 17 Juli 2026.

Sunawan (58) mengaku bersyukur karena kepesertaan JKN yang aktif membuat keluarganya dapat fokus pada proses penyembuhan sang putri, Dila Puspita (22), tanpa dibebani biaya pengobatan.

Ia menceritakan, peristiwa bermula ketika Dila terjatuh dari sepeda motor. Dalam kondisi panik, keluarga sempat membawanya ke pengobatan tradisional. Namun, setelah luka diperban, kulit Dila justru mengalami lepuhan.

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Tulungagung Goes to Campus ke UNITA, Sampaikan Pentingnya Program JKN

"Setiap orang kan kondisi kulitnya berbeda-beda ya, ada yang sensitif ada yang tidak. Setelah diperban di pengobatan tradisional itu, kulit anak saya malah melepuh. Karena khawatir melihat kondisinya, akhirnya langsung saya putuskan untuk dibawa ke rumah sakit," ujar Sunawan.

Dila kemudian dirawat di RS Gambiran Kediri. Selama sekitar satu minggu menjalani rawat inap, ia mendapatkan penanganan medis hingga kondisinya berangsur pulih.

"Iya dirawat di RS Gambiran itu, selama satu minggu cukup lama kok rawat inapnya, karena memang dia melepuhnya cukup parah," tuturnya.

Selama menjalani perawatan, Sunawan mengaku seluruh biaya pelayanan medis utama ditanggung Program JKN. Keluarganya hanya membayar selisih biaya kamar karena memilih naik ke ruang perawatan VIP.

"Kalau untuk pengobatan dan perawatan medis utamanya itu semuanya full ditanggung oleh BPJS Kesehatan, tidak ada biaya tambahan sama sekali. Kami hanya mengeluarkan biaya untuk selisih kamar, karena pindah ke kelas VIP. Biaya tambahannya murni hanya untuk selisih kamarnya saja, sedangkan pelayanan kesehatannya tetap dijamin," jelasnya.

Selain pembiayaan, Sunawan juga mengapresiasi pelayanan tenaga kesehatan di RS Gambiran yang dinilainya tidak membedakan pasien peserta JKN dengan pasien umum.

"Selama saya nunggu anak saya di rumah sakit, pelayanan dari dokter dan perawatnya sangat baik, tidak ada pembedaan sama sekali antara kami yang menggunakan BPJS Kesehatan dengan pasien umum lainnya, semua dilayani dengan ramah, baik, dan tidak ada masalah," tegasnya.

Menurut Sunawan, Program JKN menjadi penolong bagi keluarganya saat menghadapi kondisi darurat. Tanpa jaminan tersebut, biaya rawat inap selama satu minggu diperkirakan akan sangat membebani keuangan keluarga.


Gempur Rokok Illegal--

"Program JKN ini asli sangat membantu masyarakat seperti kami. Kalau seandainya waktu itu kami harus membayar dengan tarif pasien umum, biayanya pasti akan sangat terasa berat dan terlewat terasa besar bagi kami. Dengan adanya kartu JKN ini, pikiran kami menjadi tenang dan fokus pada kesembuhan anak saja," ungkapnya.

Sumber: