Polres Sumenep Larang Wartawan Liput Upacara Peningkatan Polres Menjadi Polresta
Sejumlah wartawan saat menunggu di depan Polres Sumenep--
SUMENEP, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kebijakan Humas Polres SUMENEP menjadi pertanyaan pascamelarang wartawan liputan upacara pengukuhan peningkatan tipe Polres SUMENEP menjadi Polresta SUMENEP serta penyerahan jabatan dan pelantikan jabatan Kapolresta SUMENEP di lapangan Tribrata Polres SUMENEP, Rabu 15 Juli 2026 siang.
Padahal beberapa jam sebelum acara berlangsung, pelaksana tugas Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti memberikan informasi tersebut di grup Mitra Humas Polres Sumenep.
BACA JUGA:Satgas TMMD Gandeng Polres Sumenep Perkuat Stabilitas Keamanan Desa
"Sekitar pukul 11 siang Bu Widi memberi informasi di grup WhatsApp, sehingga sekitar pukul 1 siang saya meluncur ke Polres Sumenep. Tapi di pintu gerbang Polres ditutup, saya dan teman-teman dilarang liputan secara langsung," ujar Fawas, wartawan JTV Madura.
Padahal menurut Fawas, ia adalah wartawan TV yang butuh gambar langsung. "Kalau wartawan media online mungkin lebih enak karena tinggal menunggu rilis," ungkapnya.
BACA JUGA:Akun Tiktok Milik Istri Kapolsek Dilaporkan ke Polres Sumenep
Hal yang sama diungkap Syamsuri, wartawan Memorandum. Ia mengaku sempat menunggu lama di depan gerbang Polres Sumenep, tapi tetap dilarang masuk.
"Pas lihat banyak polisi keluar dari Polres Sumenep saya balik pulang, karena acara pasti udah selesai. Saya sudah dua kali kecewa kepada Polres Sumenep. Dulu pas mau konferensi temuan narkoba bersama Kapolda Jatim, ternyata mendadak digagalkan juga," ungkapnya.

Gempur Rokok Illegal--
Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Sumenep Ipda Ardan saat ditemui wartawan di luar gerbang Polres Sumenep mengaku mendapat perintah dari atasan untuk melarang wartawan liputan secara langsung.
"Nanti ada rilis biar dikirim japri. Atau bisa door stop," kilahnya. Tapi sampai acara selesai, tidak ada wawancara door stop.
Sumber:






