Pantau MPLS di SMPN 1 Panji, Bupati Situbondo Puji Gerakan Bebas Sampah Plastik
Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo, didampingi Sri Rahayu Supandi Kepala Sekolah SMPN 1 Panji.--
SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Bupati SITUBONDO, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, meninjau langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 1 Panji, SITUBONDO pada hari pertama masuk sekolah, Senin 13 Juli 2026.
Kehadiran orang nomor satu di Situbondo ini, bertujuan untuk memastikan proses transisi siswa dari tingkat Sekolah Dasar (SD) ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjalan lancar.
BACA JUGA:Bupati Situbondo Kumpulkan 240 Pengrajin Handicraft, Dorong UMKM Naik Kelas
Kunjungan ini sekaligus menjadi momen reuni bagi Bupati yang akrab disapa Mas Rio tersebut. Kepala SMPN 1 Panji, Hj. Sri Rahayu Supandi, yang mendampingi langsung jalannya peninjauan, ternyata merupakan mantan guru Mas Rio.
Dalam kesempatan itu, Mas Rio mengungkapkan rasa bangganya terhadap kemajuan SMPN 1 Panji. Salah satu hal yang paling diapresiasi adalah komitmen sekolah dalam menjaga kebersihan melalui pengurangan sampah plastik.
BACA JUGA:Menuju Sirkuit Mandalika, Dua Pembalap Muda SMKN 1 Kendit Dapat Dukungan Penuh Bupati Situbondo
"Salah satu yang saya catat tadi, tidak ada lagi sampah plastik karena semua siswa diwajibkan pakai tumbler. Untuk makan pun sudah diwajibkan bawa tepak (kotak) makanan sendiri. Jadi sangat mengurangi sampah," ujar Mas Rio.
Selain memantau aktivitas siswa baru, Mas Rio juga menyempatkan diri memeriksa kondisi fisik bangunan sekolah. Ia menilai kebersihan lingkungan sekolah sudah sangat baik, namun beberapa fasilitas bangunan memerlukan perhatian khusus.

Gempur Rokok Illegal--
Tantangan terbesar dalam perbaikan ini adalah status sebagian bangunan SMPN 1 Panji yang merupakan cagar budaya, sehingga proses renovasi memerlukan penanganan hati-hati. Kendati demikian, Mas Rio menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan dukungan fasilitas secara bertahap.
"Ini bangunan ada yang berstatus cagar budaya, jadi banyak kesulitan teknis. Secara fisik sudah oke, tapi memang ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki. Minimal nanti kita alokasikan anggaran untuk pengecatan dulu," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Panji, Hj. Sri Rahayu Supandi, mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya kepercayaan masyarakat. Pada tahun ajaran baru ini, kuota sebanyak 288 siswa untuk kelas 7 telah terisi penuh.
Saat ini, total akumulasi siswa SMPN 1 Panji dari kelas 7 hingga 9 mencapai lebih dari 800 pelajar yang terbagi dalam 27 rombongan belajar (rombel).
Sumber:






