Kebun Refugia Magetan Kurang Diminati Wisatawan, PAD Retribusi Gagal Capai Target
Kebun Refugia Magetan dinilai kurang diminati wisatawan sehingga PAD tidak mencapai target.--
MAGETAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor retribusi Tempat Rekreasi, Pariwisata, dan Olahraga dari Kebun Refugia MAGETAN yang dikelola Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten MAGETAN hanya mencapai Rp372 juta dari target Rp500 juta, Minggu 12 Juli 2026.
Sumber Memorandum bahkan menyebutkan, realisasi tersebut hanya setara 74,51 persen dari target yang ditetapkan.
Diduga tidak tercapainya target dipicu oleh penurunan jumlah wisatawan, cuaca, hingga keterbatasan sarana dan prasarana.
BACA JUGA:PAD Magetan Sektor Tambang Tahun 2026 Ditarget Rp1 Miliar
Sekretaris Komisi A DPRD Magetan, Didik Haryono, mengatakan hasil evaluasi menunjukkan tren PAD dari Kebun Refugia cenderung stagnan bahkan mengalami penurunan.
Bahkan pada momen liburan sekolah, angka kunjungan wisatawan dinilai tidak mampu mendongkrak jumlah pengunjung.
Menurutnya, akar persoalan keterpurukan wahana wisata Kebun Refugia diduga terletak pada pengelolaannya.
Politisi Partai Golkar itu menilai Dinas TPHP Kabupaten Magetan tidak memiliki kapasitas yang tepat untuk mengelola objek wisata secara profesional.
"Bagaimana mungkin dinas pertanian yang tidak punya keahlian pariwisata mengelola wisata, akibatnya tidak muncul kreativitas, bagaimana mengelola Refugia ini sebagai kawasan wisata yang menarik," kata Didik.
Ia meminta pengelolaan Kebun Bunga Refugia diserahkan kepada Dinas Pariwisata atau membentuk tim kerja khusus pengelolaan wisata.

Gempur Rokok Illegal--
Menurutnya, tema Kebun Refugia dapat difokuskan untuk edukasi serta penambahan sarana dan prasarana bermain.
"Pengalihan ini akan merubah mindset pengelolaannya, baik pengembangan, perawatan, optimalisasi, dan berikutnya bagaimana taman tersebut difokuskan untuk edukasi berupa jenis bunga tanaman," tambahnya.
Sementara itu, warga Kabupaten Madiun, Yanti, yang mengaku baru pertama kali datang ke Kebun Refugia berharap koleksi bunga dapat ditambah agar lebih beragam sehingga dapat dimanfaatkan sebagai wahana wisata sekaligus sarana edukasi.
Sumber:






