Dosen Hukum Unair Minimalisasi Risiko Sengketa Nakes di Tompokersan
Tim Unair saat memberikan pembekalan terhadap para nakes di Tompokersan--
LUMAJANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Bagian Hukum Pidana serta Riset Grup Hukum Kesehatan, Etik, dan Hak Asasi Manusia Universitas Airlangga (Unair) menggelar program pengabdian masyarakat di Kelurahan Tompokersan, LUMAJANG. Langkah strategis ini diambil guna membekali para tenaga kesehatan (nakes) dan kader posyandu setempat dalam menghadapi potensi sengketa hukum saat menjalankan tugas profesi mereka.
Ketua Pelaksana Kegiatan ini, Riza Alifianto Utama, SH., MTCP menyatakan bahwa pemilihan Kelurahan Tompokersan didasarkan pada aktifnya layanan kesehatan yang diberikan oleh kader posyandu dan nakes kepada warga sekitar.
BACA JUGA:Dosen Unair Lulusan Prancis Soroti Gaji Dosen di Bawah UMR, Pertanyakan Biaya Kuliah yang Terus Naik

Mini Kidi Wipes.--
Mengusung tema “Pencegahan Resiko Sengketa Kesehatan bagi Tenaga Kesehatan”, program ini direncanakan berjalan multi-aktivitas selama dua semester ke depan dengan dukungan penuh pembiayaan dari Universitas Airlangga.
"Kami berkesempatan memberikan pengayaan dan pelatihan kepada para kader serta tenaga kesehatan di sini agar mereka memiliki pemahaman yang kuat mengenai pencegahan risiko sengketa saat melayani masyarakat," tutur Riza.
BACA JUGA:Kombespol Ganis Setyaningrum Raih Doktor Unair, Tegaskan Peran Strategis Polwan
Tidak berhenti pada pembukaan materi saja, Riset Grup Hukum Kesehatan Unair juga berkomitmen untuk memberikan pelatihan secara berkala. Lebih jauh, tim ahli dari Unair siap memberikan pendampingan hukum dan advokasi langsung apabila di kemudian hari terjadi sengketa kesehatan antara nakes dengan pasien maupun pihak keluarga.

Gempur Rokok Illegal--
Melalui kolaborasi jangka panjang ini, diharapkan para pejuang kesehatan di garda terdepan Tompokersan dapat menjalankan tugas profesinya secara aman, tenang, dan terlindungi secara hukum.
Sumber:






