Konser Denny Caknan Ricuh, 10 Penonton Dilarikan ke RS Soewandhie
Petugas memberikan penanganan medis bagi penonton yang terluka di panggung hiburan rakyat yang diselenggarakan di kawasan eks Hi-Tech Mall. --
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Acara Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks Hi-Tech Mall (THR), Minggu (5/7) malam, berujung ricuh. Sebanyak 10 penonton dilaporkan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohamad Soewandhie akibat terlibat aksi saling dorong demi merangsek masuk ke area konser yang menghadirkan penyanyi Denny Caknan.

Mini Kidi Wipes.--
Peluncuran pusat kreativitas tersebut sedianya dikemas dalam bentuk Panggung Hiburan Rakyat yang dibuka secara gratis untuk masyarakat umum. Namun, antusiasme warga yang luar biasa membuat jumlah pengunjung membludak tak terkendali.
BACA JUGA:Konser Denny Caknan di Surabaya Expo Center Berujung Ricuh, Sejumlah Orang Terluka
Menurut informasi yang dihimpun, ketegangan mulai terjadi di area belakang sisi selatan eks Hi-Tech Mall. Ribuan penonton yang tertahan di luar terlibat aksi saling dorong hingga mengakibatkan pagar pembatas area acara jebol.

Gempur Rokok Illegal--
Massa yang emosional kemudian merangsek masuk, menyebabkan sejumlah orang terjatuh dan terluka akibat terinjak serta terhimpit.
BACA JUGA:Akses Keluar-Masuk Ambulans Terhalang Massa, Konser Denny Caknan di Surabaya Makan Korban
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, membenarkan adanya insiden tersebut. Berdasarkan data awal, seluruh korban yang berjumlah 10 orang langsung dievakuasi malam itu juga ke RSUD dr. Mohamad Soewandhie guna mendapatkan penanganan medis intensif.
"Semua (evakuasi) ke RS Soewandhie. Terdapat 10 korban. Yang mengalami trauma fisik akibat berdesakan dan dorong-dorongan ada 8 orang," ujar dr. Billy saat dikonfirmasi Memorandum pada Senin (6/7).
BACA JUGA:Konser Denny Caknan di Surabaya Tumbangkan Petugas Akibat Pagar Dijebol Penonton
Dari delapan korban trauma fisik tersebut, dua di antaranya dikategorikan mengalami luka berat dan membutuhkan tindakan medis lebih lanjut.
"Dari delapan orang itu, yang luka berat ada dua orang dan saat ini memerlukan tindakan operasi. Sementara dua korban lainnya masuk kategori non-trauma, lantaran memiliki riwayat sesak napas serta mengalami stres setelah menjadi korban pencopetan," imbuh Billy.
BACA JUGA:Konser Denny Caknan di Surabaya Berakhir Ricuh, Fasilitas Venue Alami Kerusakan Parah
Sumber:






