iklan bhayangkara
Pildun Banner

Danrem Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Sumenep

Danrem Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Sumenep

Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Ambunten Tengah--

SUMENEP, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten SUMENEP, Jumat 3 Juli 2026.

Jembatan gantung sepanjang 40 meter itu menjadi penghubung Desa Ambunten Tengah dan Desa Ambunten Timur yang selama ini terpisah aliran sungai.

BACA JUGA:Tuntas 100%, Kasrem 084/Bhaskara Jaya Resmi Tutup TMMD ke-128 Desa Galis Dajah


Mini Kidi Wipes.--

Selama ini masyarakat harus memutar dengan waktu tempuh cukup lama untuk menuju desa tetangga. Saat musim kemarau, sebagian warga bahkan memilih menyeberangi sungai secara langsung demi mempercepat perjalanan.

Brigjen TNI Kohir mengatakan, kehadiran Jembatan Perintis Garuda merupakan simbol pemersatu dua desa sekaligus solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat.

BACA JUGA:Sinergi TNI-Rakyat Tuntaskan Sasaran 100 Persen, Kasrem 084/Bhaskara Jaya Tutup TMMD Ke-128 di Bangkalan

"Hari ini kami meresmikan sebuah bangunan monumental antara dua desa, yaitu Jembatan Perintis Garuda berupa jembatan gantung sepanjang 40 meter. Jembatan ini menjadi simbol pemersatu Desa Ambunten Tengah dan Desa Ambunten Timur yang selama ini dipisahkan oleh sungai," kata Brigjen TNI Kohir.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut diselesaikan dalam waktu 89 hari, lebih cepat dari target yang ditetapkan.

"Jembatan ini dibangun selama 89 hari. Dari target 92 hari, pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat. Harapan kami, bukan hanya TNI, tetapi seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat yang lebih besar dari pembangunan ini," ujarnya.

BACA JUGA:Kasiter Kasrem 084/BJ Sidak KDKMP dan Jembatan Garuda di Sumenep

Menurutnya, manfaat jembatan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kedua desa yang memiliki potensi berbeda.

"Bukan sekadar untuk menyeberang. Perekonomian dua desa diharapkan semakin meningkat karena satu desa memiliki potensi hasil laut, sementara desa lainnya didominasi sektor pertanian. Kedua potensi itu kini dapat saling mendukung," ucap Brigjen TNI Kohir.

Danrem 084/BJ menambahkan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan membuka keterisolasian wilayah dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di daerah.

Sumber: