iklan bhayangkara
Pildun Banner

Gandeng Media, BPJS Kesehatan Tulungagung Sukses Gelar Publik Expose

Gandeng Media, BPJS Kesehatan Tulungagung Sukses Gelar Publik Expose

Pelaksanaan Publik Expose BPJS Kesehatan --

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kegiatan public expose BPJS Kesehatan Tahun 2025 dilaksanakan di Kantor Pusat BPJS kesehatan, pada Kamis (02/07/2026) kemarin dan diikuti secara Daring oleh seluruh Kancab di seluruh Indonesia termasuk Kantor BPJS Kesehatan Tulungagung.

Kepala BPJS Kesehatan Tulungagung, Fitriyah Kusumawati mengajak sejumlah perwakilan media di Kabupaten Tulungagung, guna mengikuti kegiatan tersebut.

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Tulungagung Goes to Campus ke UNITA, Sampaikan Pentingnya Program JKN


Mini Kidi Wipes.--

Hal ini dilakukan sebagai wujud pelaksanaan amanah undang - undang, sekaligus wujud keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh pihaknya.

"Hari ini kita hadirkan perwakilan media untuk mengikuti kegiatan public expose secara daring," ujarnya.

Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Memasuki lebih dari satu dekade penyelenggaraannya, Program JKN tidak hanya berhasil memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga menjaga keberlanjutan program melalui tata kelola yang baik, kondisi keuangan yang sehat, serta inovasi layanan yang semakin mudah dijangkau masyarakat.

BACA JUGA:Media Diajak Jadi Corong Edukasi, BPJS Kesehatan Tulungagung Dorong Kesadaran JKN Lewat Program PESIAR


Gempur Rokok Illegal--

Capaian tersebut dipaparkan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2025. Kegiatan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban BPJS Kesehatan kepada publik sekaligus wujud keterbukaan informasi atas pengelolaan Program JKN sepanjang tahun 2025, Kamis (2/7).

"Program JKN bukan sekadar memberikan jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya SDM Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Ketika masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terbebani biaya yang besar, mereka dapat terus berkarya, meningkatkan produktivitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa," ujar Pujo.

Hingga 31 Desember 2025, jumlah peserta Program JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen dari total penduduk Indonesia. Besarnya cakupan kepesertaan tersebut diikuti dengan tingginya pemanfaatan layanan kesehatan. Sepanjang tahun 2025, Program JKN mencatat lebih dari 725,3 juta pemanfaatan layanan kesehatan, atau lebih dari 1,9 juta pemanfaatan layanan setiap hari. 

"Angka tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Program JKN, sekaligus menunjukkan bahwa layanan kesehatan yang berkualitas semakin mudah diakses oleh peserta di seluruh Indonesia. Selain itu, BPJS Kesehatan secara konsisten memperkuat transformasi digital melalui berbagai kanal layanan," kata Pujo.

Sumber: