Puluhan Pedagang Gresik PPI Geruduk Kecamatan Krembangan, Minta Jualan Hingga Pukul 10.00
Perwakilan pedagang Pasar Gresik PPI menyampaikan aspirasi di Kantor Kecamatan Krembangan terkait rencana relokasi.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sedikitnya 30 pedagang Pasar Gresik PPI mendatangi Kantor Kecamatan Krembangan, Selasa 23 Juni 2026. Mereka menyampaikan aspirasi terkait rencana relokasi yang direncanakan Pemerintah Kota Surabaya.
Para pedagang tersebut merupakan perwakilan dari sekitar 240 pedagang yang datang dengan berjalan kaki dari lokasi pasar untuk menyuarakan keberatan terhadap rencana relokasi.
Para pedagang menegaskan tidak menolak penataan, namun meminta tetap diberikan kelonggaran waktu berjualan hingga pukul 10.00 sebelum aktivitas pasar ditertibkan.
Pendamping pedagang Achmad Hidayat mengatakan, pedagang hanya meminta pengaturan waktu karena aktivitas pasar selama ini sudah selesai sekitar pukul 10.00 dan tidak menimbulkan keluhan warga sekitar.
BACA JUGA:Bantah Isu Kasus Korupsi PD Pasar Surya Mandek, Kejari Tanjung Perak Terus Periksa Saksi

Mini Kidi Wipes.--
“Pedagang hanya meminta pengaturan waktu. Selama ini aktivitas pasar sudah selesai pukul 10.00 dan relatif tidak menimbulkan keluhan dari warga sekitar,” ujarnya.
Ia menilai rencana relokasi ke beberapa titik seperti Pasar PPI, Pasar Krembangan Selatan, dan kawasan Magot belum sepenuhnya menjadi solusi bagi pedagang kecil.
Menurutnya, jika relokasi dipaksakan tanpa kesiapan matang, kondisi tersebut dapat mengganggu mata pencaharian pedagang yang menggantungkan hidup dari aktivitas harian di pasar.
“Yang penting itu penataan waktu dan komitmen pedagang menjaga kebersihan serta keamanan. Kami minta keadilan tata ruang,” tambahnya.

Gempur Rokok Illegal--
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Krembangan Noerhidayat menegaskan bahwa rencana relokasi merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Surabaya yang tidak hanya berlaku di satu wilayah.
Ia menjelaskan, relokasi akan dilakukan ke beberapa titik sesuai kesiapan lokasi, di antaranya Pasar PPI, Pasar Krembangan Selatan, serta rumah padat karya di kawasan dekat gudang peluru.
“Kami tetap menyesuaikan dengan kesiapan lokasi. Fungsi jalan akan dikembalikan seperti semula. Saat ini masih menunggu proses renovasi selesai, setelah itu baru dilakukan relokasi,” jelasnya.
Hingga kini, para pedagang masih menunggu kepastian pemerintah terkait waktu dan lokasi relokasi yang dinilai layak serta tidak merugikan mereka. (rio)
Sumber:





