iklan bhayangkara2
Pildun Banner

Tampil Memukau dengan Karakter Bertema Alam, Universitas Adi Buana Raih Juara 1 SFF 2026

Tampil Memukau dengan Karakter Bertema Alam, Universitas Adi Buana Raih Juara 1 SFF 2026

Komisaris Utama Memorandum, Prof Mangestuti Agil memberikan hadiah kepada perwakilan dari Universitas Adi Buana Surabaya yang berhasil menyabet juara 1 Surabaya Fashion Festival 2026.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Puncak gelaran Surabaya Fashion Festival (SFF) 2026 berlangsung meriah. Beragam karya kreatif dari pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga perias profesional tampil memukau di hadapan ribuan pengunjung yang memadati kawasan acara. 

Dari puluhan peserta yang berkompetisi, Universitas Adi Buana (UAB) Surabaya berhasil keluar sebagai Juara 1 berkat penampilan unik bertema makeup karakter yang mengangkat kekayaan alam.

BACA JUGA:Latihan 16 Hari, Gita Spenesa Band SMPN 1 Kediri Borong Prestasi di Surabaya Fashion Festival 2026


Mini Kidi Wipes.--

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Juara 1 diraih peserta nomor 005 dari Universitas Adi Buana Surabaya. Posisi Juara 2 diraih oleh nomor urut 0012 dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), sementara Juara 3 diraih nomor urut 002 dari Universitas Negeri Malang. 

Adapun kategori Best Costume diberikan kepada SMPN 19 sebagai Best Costume 1, SMPN 52 sebagai Best Costume 2, dan SMPN 57 sebagai Best Costume 3.

Keberhasilan UAB Surabaya menjadi salah satu sorotan utama dalam ajang tahunan tersebut. Tim yang berasal dari Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga (PVKK) Konsentrasi Tata Rias itu sukses memikat perhatian penonton melalui konsep parade yang berbeda dari peserta lainnya.

BACA JUGA:Usung Konsep Gaun Keindahan Laut Antarkan Tata Rias Unesa Sabet Juara 2 SFF 2026


Gempur Rokok Illegal--

Alih-alih mengangkat tema busana modern atau budaya, mereka memilih menghadirkan karakter-karakter alam yang diwujudkan melalui seni tata rias fantasi, kostum, serta ornamen berukuran besar.

Perwakilan tim sekaligus peraih Juara 1, Dwi Haris Setyawan, menjelaskan bahwa konsep yang mereka usung berangkat dari keinginan untuk menghadirkan karya yang dekat dengan kehidupan masyarakat namun tetap memiliki nilai artistik tinggi.

"Kami menyuguhkan tema makeup karakter dengan mengangkat unsur-unsur alam. Ada karakter lebah, tarantula, bunga anggrek, stroberi, dan kupu-kupu. Kami ingin menghadirkan sesuatu yang mudah dikenali oleh masyarakat umum, tetapi tetap memiliki pesan yang kuat dan bisa dinikmati secara visual, keberhasilan sebagai juara tidak lepas dari bekal teori dan praktik selama kuliah, karena selama kuliah di PVKK Konsentrasi Tata Rias mahasiswa terus dipacu untuk berkreasi agar kelak menjadi profesionalisme di bidang tata rias."  ujarnya usai menerima penghargaan.

BACA JUGA:Desainer Muda Malang Mas Sayyid Jiwojati Pukau Surabaya dengan Kuyang Kalimantan di SFF 2026

Menurut Haris, pemilihan tema tersebut bukan tanpa alasan. Alam dipilih karena memiliki banyak elemen yang dapat diterjemahkan ke dalam bentuk karya seni tata rias dan fashion. Setiap karakter memiliki ciri khas tersendiri yang kemudian diterjemahkan melalui permainan warna, bentuk kostum, hingga detail makeup yang rumit.

Sumber:

Berita Terkait