Kawal Keakuratan Data, Bupati Yusuf Rio Sumpahi Ratusan Petugas Sensus
Mas Rio memasang rompi kepada dua perwakilan petugas sensos.--
SITUBONDO,MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SITUBONDO bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat menggelar Deklarasi dan Apel Komitmen Bersama Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Alun-Alun Kota SITUBONDO, Minggu 14 Juni 2026.
Apel tersebut diikuti oleh 907 enumerator atau petugas sensus. Agenda ini dipimpin langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, serta dihadiri oleh Wakil Bupati Ulfiyah dan jajaran pimpinan OPD Pemkab Situbondo.
Ada momen menarik dalam apel tersebut. Demi memastikan kesuksesan SE 2026, Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo meminta para enumerator bekerja ketat sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis. Pria yang akrab disapa Mas Rio ini bahkan menyumpahi langsung ratusan petugas sensus di lapangan.
"Demi Allah saya bersumpah akan melaksanakan sensus ekonomi tahun 2026 dengan sungguh-sungguh," ucap Mas Rio yang kemudian diikuti serempak oleh sebanyak 907 petugas Sensus Ekonomi tersebut.
BACA JUGA:Genjot Herd Immunity, Pemkab Situbondo Wajibkan Sertifikat Imunisasi untuk Masuk Sekolah

Mini Kidi Wipes.--
Mas Rio menegaskan pentingnya profesionalisme petugas yang telah dilatih. Mengingat hasil dari SE 2026 ini akan menjadi landasan utama baginya dalam mengambil kebijakan daerah, khususnya dalam memetakan angka kemiskinan.
"Bayangkan jika Pemkab Situbondo punya data ekonomi yang valid, kita akan tahu pasti berapa jumlah warga miskin di sini. Sebagai bupati, saya sangat butuh data tersebut," tegas Mas Rio.
Kepala BPS Kabupaten Situbondo, Ribut Candra Hadi, menjelaskan bahwa 907 petugas tersebut akan disebar ke 132 desa, 4 kelurahan, dan 17 kecamatan di Situbondo. SE 2026 ini merupakan sensus paket lengkap yang mendata semua lapangan kerja secara menyeluruh tanpa pengecualian.
"Hasil sensus akan memberikan gambaran utuh mengenai struktur dan potensi ekonomi daerah," ujar Ribut.
BACA JUGA:Wamen Ossy Ambil Sumpah 1.322 PNS Baru dan Lantik 212 Pejabat Fungsional

Gempur Rokok Illegal--
Tahapan SE 2026 sendiri sudah dimulai sejak 1 Mei lalu melalui pengisian data mandiri untuk usaha besar dan menengah. Selanjutnya, pendataan lapangan secara door-to-door ke rumah warga akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Untuk menjaga kualitas data, seluruh petugas telah melewati pelatihan intensif selama enam hari, yang terbagi atas tiga hari mandiri dan tiga hari di kelas sejak 25 Mei hingga 11 Juni 2026.
Sumber:









