Gondol Motor Mahasiswi saat Mandi, Warga Krembangan Diringkus
Polisi mengamankan pelaku curanmor yang mencuri motor milik mahasiswi di Krembangan.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Seorang pemuda berinisial IS (20) ditangkap polisi setelah diduga mencuri motor milik mahasiswi di Jalan Kalianak Timur Gang Rachmat II, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto membenarkan adanya laporan pencurian kendaraan bermotor tersebut.
"Benar, telah terjadi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor roda dua di wilayah Krembangan. Satu orang tersangka berinisial IS (20) yang merupakan warga setempat sudah berhasil diamankan," ujar Iptu Suroto, Jumat 12 Juni 2026.
BACA JUGA:Tim URC Antibegal Polres Jember Ringkus Residivis Curanmor 18 TKP, Dua DPO Diburu

Mini Kidi Wipes.--
Peristiwa bermula sekitar pukul 11.00 WIB saat anak korban selesai menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna hijau tahun 2024 bernomor polisi L 2118 DAO untuk membeli soto.
Motor kemudian diparkir di depan rumah setelah korban pulang.Namun, kunci kontak diduga tertinggal di dalam dasbor kendaraan. Korban selanjutnya masuk ke rumah untuk mandi dan bersiap berangkat kuliah.
Sekitar pukul 12.30 WIB, korban hendak menggunakan sepeda motor tersebut, namun kendaraan sudah tidak berada di tempat semula. Korban kemudian menanyakan keberadaan sepeda motor kepada warga sekitar.
BACA JUGA:Coba Kabur, Dua Residivis Curanmor 10 TKP Dilumpuhkan Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Gempur Rokok Illegal--
Berdasarkan keterangan saksi, sepeda motor tersebut diketahui dibawa oleh IS yang merupakan warga Kalianak Timur Gang Rahmat.
"Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 18 juta. Korban pun langsung melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Krembangan demi memproses hukum pelaku," jelasnya.
Dari hasil penangkapan dan penyelidikan, petugas mengamankan barang bukti berupa satu lembar fotokopi BPKB. Polisi juga menyita uang tunai Rp 150 ribu yang diduga merupakan sisa hasil kejahatan.
Saat ini, IS yang diketahui belum bekerja masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Krembangan. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya jaringan penadah yang terkait dengan kasus tersebut. (alf)
Sumber:









