Kepergian Pemain Berlanjut, Mihailo Perovic Resmi Pamit dari Persebaya Surabaya
Momen Mihailo Perovic menyundul bola ke gawang lawan.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Gelombang kepergian pemain Persebaya SURABAYA pascaberakhirnya kompetisi Super League 2025/2026 masih belum berhenti.
Terbaru, penyerang asing asal Montenegro, Mihailo Perovic, dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuad Bajul Ijo untuk musim depan.
BACA JUGA:Resmi Tinggalkan Persebaya, Pesan Perpisahan Milos Raickovic Soroti Satu Sosok Misterius

Mini Kidi Wipes.--
Kepastian hengkangnya pemilik nomor punggung 11 ini terendus melalui aktivitas di media sosial pribadinya. Pemain berusia 29 tahun tersebut tampak membagikan ulang sejumlah unggahan dari akun pendukung Persebaya yang berisi ucapan perpisahan dan apresiasi bertuliskan Thank You Mihailo Perovic.
Aksi ini menjadi sinyal kuat berakhirnya kerja sama antara Perovic dan Persebaya yang hanya bertahan selama satu musim.
BACA JUGA:Akhir Cerita Bruno Moreira, Resmi Keluar dari Persebaya Surabaya
Mihailo Perovic awalnya didatangkan pada awal musim 2025/2026 dengan harapan mampu menjadi tumpuan utama di lini depan dan membawa Persebaya bersaing di papan atas. Sepanjang musim, striker jangkung ini sebenarnya mendapatkan menit bermain yang cukup reguler.
Meski sempat mencetak beberapa gol krusial, torehan tersebut tampaknya belum memenuhi ekspektasi manajemen dala evaluasi besar-besaran yang sedang dilakukan Persebaya untuk menatap musim kompetisi mendatang.
BACA JUGA:Kontrak Jefferson Silva Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Puji Profesionalismenya

Gempur Rokok Illegal--
Melalui sebuah pernyataan resmi, Perovic menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bonek Bonita yang selalu memberikan atmosfer luar biasa selama ia merumput di Kota Pahlawan.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua Bonek dan Bonita atas semua dukungan yang mereka berikan. Saya sangat menghargainya. Sungguh menyenangkan bisa bermain di depan mereka di stadion yang penuh sesak. Rasanya seperti teater impian," tulis Mihailo Perovic.(yat)
Sumber:









