Polsek Bubutan Damaikan Perselisihan Warga dan Sekuriti BG Junction Surabaya
Petugas mendatangi BG Junction Surabaya usai laporan dugaan pemukulan warga.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Polsek Bubutan Polrestabes Surabaya merespons cepat laporan dugaan pemukulan di Mall BG Junction Jalan Bubutan Surabaya dan menyelesaikan perselisihan tersebut melalui mediasi damai.
Petugas menerima laporan masyarakat melalui Call Center 110 terkait dugaan aksi pemukulan pada Rabu malam, 27 Mei 2026, sekitar pukul 20.28 WIB.
Perwira Pengawas 1A Ajun Inspektur Polisi Satu Nanang Susilo bersama personel piket fungsi langsung mendatangi lokasi dan menemui pelapor Tan Harjoko untuk melakukan klarifikasi.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, informasi dugaan pemukulan tersebut tidak terbukti.
BACA JUGA:Motor Sarana Pelaku Begal Tertinggal, Polsek Sawahan Cari Pemilik

Mini Kidi Wipes.--
Peristiwa yang terjadi merupakan adu mulut dan kesalahpahaman antara Tan Harjoko dan petugas keamanan mal bernama Ary Purnomo.
Perselisihan bermula saat Ary Purnomo menegur Tan Harjoko terkait penggunaan troli belanja yang dinilai tidak sesuai standar operasional prosedur mal. Selain itu, teguran tersebut memicu miskomunikasi hingga terjadi cekcok di area publik.
Guna mencegah situasi semakin memanas, Ajun Inspektur Polisi Satu Nanang Susilo membawa kedua pihak ke Markas Polsek Bubutan untuk dilakukan mediasi.
Di hadapan petugas, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah secara damai dan kekeluargaan.
Keduanya juga menandatangani surat pernyataan bersama, saling meminta maaf, serta tidak memperpanjang persoalan ke ranah hukum.
Kapolsek Bubutan, Komisaris Polisi (Kompol) Sandi Putra, membenarkan adanya insiden tersebut dan mengapresiasi penyelesaian melalui musyawarah.
BACA JUGA:Disnakkan Situbondo Catat Kenaikan Hewan Kurban 2026, Domba Tembus 1.000 Ekor

Gempur Rokok Illegal--
"Begitu ada laporan masuk via 110, anggota kami langsung bergerak cepat ke Mall BG Junction untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah diklarifikasi di lokasi, alhamdulillah tidak ada main fisik atau pemukulan seperti laporan awal, murni miskomunikasi masalah SOP troli belanja," ujar Komisaris Polisi Sandi Putra.
Menurutnya, masyarakat maupun petugas pelayanan publik harus mengedepankan kepala dingin saat menghadapi persoalan di lapangan.
“Kami mengapresiasi kedua belah pihak yang mau menurunkan ego dan memilih jalan damai lewat mediasi di Polsek. Kami juga mengingatkan masyarakat bahwa Call Center 110 selalu siaga 24 jam. Jangan ragu melapor jika melihat atau mengalami gangguan kamtibmas, sekecil apa pun itu. Kami dari Polsek Bubutan berkomitmen memberikan respons cepat demi menjaga kondusivitas wilayah Surabaya,” pungkasnya. (mtr)
Sumber:







