Putri Kerajaan Baru di HYBE, Pergantian Nama Sakura LE SSERAFIM Picu Komentar Netizen
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Agensi HYBE diduga diam-diam mengubah nama panggung bahasa Inggris Sakura LE SSERAFIM menjadi "MIYAWAKI SAKURA" di berbagai platform digital baru-baru ini.

Mini Kidi Wipes.--
Langkah ini diambil demi melancarkan debut girl grup baru mereka, SAINT SATINE, yang salah satu membernya kebetulan juga memakai nama panggung Sakura. Kebijakan sepihak yang merugikan sang senior tersebut langsung memicu kemarahan fans di media sosial hingga berujung pada protes keras.
Fans menduga, pergantian ini sengaja dilakukan HYBE agar nama panggung "Sakura" yang lebih simpel bisa dipakai oleh hoobae (adik kelas) mereka. Fans LE SSERAFIM jelas meradang karena nama panggung sangat krusial untuk algoritma pencarian, tagging media sosial, dan data popularitas.

Gempur Rokok Illegal--
Banyak fans berpendapat bahwa normalnya, grup barulah yang harus mengalah atau memakai nama panggung lain untuk menghindari kebingungan publik, bukannya malah mengorbankan artis yang sudah debut, terlebih senior.
Melihat huru-hara ini, netizen Korea di situs populer Pann dan TheQoo langsung meluapkan kekesalan mereka.
Salah seorang netizen berkomentar, "HYBE sendiri yang bikin audisi dan milih langsung member baru itu, ya jelas anak baru yang dapet perlakuan royal, lol."
Netizen lain ikut menimpali dengan menulis, "Wow, harusnya si hoobae yang ganti nama atau pakai nama marga. Asli, ini kacau banget sih, siapa yang tega mengganti nama idol seniornya sendiri?"
Bahkan, ada juga yang menyindir, "Kelihatannya HYBE udah nemu 'putri kerajaan' baru mereka.
Pada akhirnya, banyak yang menilai HYBE hanya peduli pada grup baru dan memperlakukan grup lama layaknya 'mainan usang'. Sampai sekarang, kontroversi pergantian nama ini masih terus memicu perdebatan panas di kalangan netizen.
Sumber:









