Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
HJKS Banner
SFF 20266

Tembak Senpi di Depan Warga, Direktur Tambak Situbondo Dilaporkan ke Polisi

Tembak Senpi di Depan Warga,  Direktur Tambak Situbondo Dilaporkan ke Polisi

Eko Febriyanto usai melapor ke Mapolres Situbondo.--

SITUBONDO,MEMORANDUM.DISWAY..ID  -  Seorang direktur tambak udang windu berinisila W, dilaporkan ke Mapolres SITUBONDO atas dugaan aksi pengancaman menggunakan senjata api (senpi). Laporan tersebut dilayangkan oleh Eko Febriyanto, seorang aktivis asal Kecamatan Besuki, SITUBONDO.

Insiden ini bermula saat puluhan warga Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, mendatangi kantor PT  BT Selasa 19 Mei 2026 lalu.Kedatangan warga bertujuan untuk melakukan mediasi terkait sengketa tanah Hak Guna Usaha (HGU) antara warga dengan pihak perusahaan. 

Namun, sebelum mediasi dimulai, W diduga melakukan tindakan arogan dengan melepaskan tembakan sebanyak tiga kali, dua kali ke udara dan satu kali ke arah area tambak.

BACA JUGA:Persaingan Bisnis Ayam di Kota Malang Berujung Pembacokan 2 Pedagang


Mini Kidi Wipes.--

"Saya kaget, tiba-tiba ada suara tembakan sebelum acara mediasi dimulai. Padahal saat itu ada Kepala Desa Kalianget yang hadir," ujar Nanang, salah satu perwakilan warga, Senin 25 Mei 2025.

Pelapor, Eko Febriyanto, menegaskan,bahwa aduan ini murni fokus pada tindakan premanisme dan aksi koboi yang dilakukan oleh terlapor, bukan pada materi sengketa tanahnya.

BACA JUGA:Hendak BAB di Sungai, Warga Panarukan Situbondo Temukan Mayat Mengapung

Selain melaporkan kejadian tersebut, pihak warga juga meminta perlindungan hukum kepada Polres Situbondo dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Jakarta karena warga mengalami trauma psikis.

"Kami meminta kepolisian untuk mengusut tuntas penggunaan senpi tersebut, termasuk memeriksa izin dan kelengkapan dokumen kepemilikannya," tegas Eko.


Gempur Rokok Illegal--

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, membenarkan adanya informasi mengenai aduan dugaan penggunaan senpi tersebut. 

Kendati demikian, pihak Reskrim mengaku masih menunggu berkas pengaduan resmi diteruskan ke unitnya untuk ditindaklanjuti.

Sumber:

Berita Terkait