Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Hikmah Bafaqih Dorong Peran Serta Masyarakat Perkuat Mutu Pendidikan di Jatim

 Hikmah Bafaqih Dorong Peran Serta Masyarakat Perkuat Mutu Pendidikan di Jatim

Wakil Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) Hikmah Bafaqih--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Wakil Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur  (DPRD Jatim) Hikmah Bafaqih mendorong kepastian pelaksanaan Peraturan Gubernur tentang Peran Serta Masyarakat sebagai langkah memperkuat mutu pendidikan menengah atas di Jawa Timur.

Menurut Hikmah Bafaqih, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks dan tidak dapat hanya bergantung pada skema pendanaan rutin seperti Bantuan Penyelenggaraan Operasional Pendidikan Provinsi maupun Bantuan Operasional Sekolah.

“Sekolah saat ini tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik seperti ruang kelas atau laboratorium, tetapi juga membutuhkan penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, hingga inovasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Hikmah Bafaqih, Senin 25 Mei 2026.

BACA JUGA: Pemprov Jatim Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Iduladha


Mini Kidi Wipes.--

Ia menegaskan Peran Serta Masyarakat tidak boleh dimaknai sempit hanya sebagai persoalan sumbangan pendanaan.

"PSM jangan hanya diartikan sumbangan pendanaan. Kalaupun ada partisipasi dalam bentuk pendanaan, sekali lagi itu bukan pungutan, tetapi partisipasi masyarakat yang sifatnya sukarela dan luas," tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pendidikan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk, mulai keterlibatan orang tua wali murid, paguyuban kelas, parents day, hingga dukungan dunia usaha dan dunia industri.

BACA JUGA:Polres Tulungagung Pantau Tanaman Jagung Poktan untuk Dukung Ketahanan Pangan

"Di PSM itu bisa ada parents day, ada keikutsertaan orang tua dalam paguyuban kelas, paguyuban orang tua, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri. Jadi semangatnya adalah membangun ekosistem pendidikan bersama-sama," katanya.

Selain itu, Ketua Perempuan Bangsa Jawa Timur tersebut menilai masyarakat di sekitar sekolah memiliki sumber daya dan potensi besar untuk mendukung pendidikan.

“Resources yang dimiliki masyarakat sekitar sekolah, baik orang tua maupun selain orang tua, itu sangat beragam dan kaya. Tidak hanya dari sisi pendanaan saja, tetapi juga kemampuan, pengalaman, dan keterlibatan yang bisa memperkuat kualitas pendidikan,” jelasnya.



Gempur Rokok Illegal--

Ia juga mengingatkan agar pembangunan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik sekolah.

Menurutnya, tantangan pendidikan masa depan membutuhkan penguatan kualitas pembelajaran, literasi digital, inovasi pendidikan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Komisi E DPRD Jawa Timur mendorong regulasi terkait Peran Serta Masyarakat segera diperkuat agar sekolah memiliki ruang lebih luas dalam mengembangkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

"Dengan dukungan kebijakan yang jelas, dunia pendidikan di Jawa Timur mampu bergerak lebih progresif dan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah," pungkasnya. (day)

Sumber:

Berita Terkait