Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Pemprov Jatim Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Iduladha

 Pemprov Jatim Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Iduladha

Sri Wahyuni mendampingi Gubernur Khofifah sidak harga pangan di Bojonegoro.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memastikan harga pangan tetap stabil menjelang Iduladha melalui inspeksi pasar dan pasar murah di Kabupaten Bojonegoro, Senin 25 Mei 2026.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur Sri Wahyuni mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungan kerja yang difokuskan pada pengendalian inflasi, stabilitas harga pangan, dan kesiapan hewan kurban.

Turut hadir dalam agenda tersebut Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro. Kegiatan diawali dengan inspeksi pasar tradisional guna memastikan ketersediaan bahan pokok serta memantau perkembangan harga di lapangan.

BACA JUGA:DPRD Jatim Minta Pemda Perkuat Kewaspadaan Penyebaran Hantavirus


Mini Kidi Wipes.--

Sri Wahyuni menegaskan pengendalian inflasi menjelang Iduladha harus dilakukan secara konkret agar masyarakat tidak terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok.

"Menjelang Iduladha, yang paling penting adalah memastikan masyarakat tetap mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Karena itu, kami di DPRD Jatim mendukung penuh langkah cepat Pemprov Jatim melalui operasi pasar, penguatan stok pangan, hingga kelancaran distribusi barang," tegas Sri Wahyuni.

BACA JUGA:Dialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro, Khofifah Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman

Menurutnya, hasil inspeksi bersama Gubernur Jawa Timur menunjukkan harga kebutuhan pokok di Bojonegoro masih relatif terkendali.

"Alhamdulillah, dari hasil sidak bersama Ibu Gubernur, harga kebutuhan pokok di Bojonegoro masih relatif terkendali. Ini harus terus dijaga agar inflasi tetap stabil dan daya beli masyarakat tidak menurun," tambahnya.

Selain itu, Sri Wahyuni juga memberi perhatian terhadap sektor peternakan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang dinilai menjadi penopang ekonomi masyarakat daerah.

Ia menyebut bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau menjadi bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil.


Gempur Rokok Illegal--

Sementara itu, rombongan juga menyerahkan bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di PT Kareb Alam Sejahtera dan meninjau pasar murah di Lapangan Perumnas Mojoranu, Kecamatan Dander.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat masih aman meski terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas menjelang hari raya.

"Beberapa komoditas memang mengalami kenaikan, seperti daging sapi yang naik dari Rp 120 ribu menjadi Rp 125 ribu per kilogram. Namun untuk daging ayam saat ini masih Rp 33 ribu atau di bawah Harga Eceran Tertinggi. Harga telur juga sudah stabil di angka Rp 26 ribu," ujar Khofifah.

Selain itu, harga cabai, bawang putih, dan gula dinilai masih relatif terkendali.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus melakukan intervensi melalui operasi pasar murah dan bantuan bagi pedagang untuk menjaga daya beli masyarakat. (day)

 
 

Sumber: