Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

DKP3 Kabupaten Pasuruan Kerahkan 100 Pengawas Hewan Kurban

DKP3 Kabupaten Pasuruan Kerahkan 100 Pengawas Hewan Kurban

Petugas kesehatan hewan memeriksa kondisi hewan kurban di Kabupaten Pasuruan.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Pasuruan mengerahkan 100 petugas untuk memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha, Minggu 24 Mei 2026.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Sebanyak 100 petugas diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum penyembelihan hingga proses penyembelihan berlangsung. Pengawasan dilakukan mulai H-7 hingga H+3 Iduladha.

BACA JUGA:Jelang Iduladha, Lapak Hewan Kurban di Pasuruan Diserbu Pembeli


Mini Kidi Wipes.--

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kabupaten Pasuruan, Muhammad Syaifi mengatakan, pihaknya juga memberikan layanan penerbitan Surat Keterangan Kesehatan Hewan bagi peternak maupun pedagang yang mengirim hewan kurban ke luar daerah.

"Kami mengimbau kepada seluruh peternak dan pedagang, terutama yang hendak mengirim hewan ke luar kota seperti Surabaya, agar segera mengurus SKKH. Dokumen ini menjadi syarat wajib di banyak daerah tujuan," ujar Syaifi.

Menurutnya, seluruh layanan pemeriksaan kesehatan hewan dan pengurusan SKKH diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya.

Ia menegaskan, SKKH menjadi dokumen penting sebagai bukti bahwa hewan kurban telah dinyatakan sehat dan layak disembelih.


Gempur Rokok Illegal--

"Jika tidak memiliki surat keterangan sehat, peternak atau penjual akan terkendala saat pengiriman ke luar kota. Dokumen ini adalah jaminan bahwa hewan tersebut telah melalui prosedur pemeriksaan medis yang tepat," imbuhnya.

Selain memperketat pengawasan lalu lintas ternak, DKP3 juga mengajak masyarakat dan panitia kurban aktif melaporkan jika menemukan hewan dengan gejala klinis mencurigakan.

"Petugas medis kami selalu bersiaga di lapangan. Jangan ragu untuk melapor jika menemukan kejanggalan, agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat sebelum hari penyembelihan," pungkasnya. (kd/mh)

 
 

Sumber: