Modus Lowongan Kerja Palsu, Motor Korban Dibawa Kabur di Tretes
Pelaku membawa kabur motor korban saat terekam kamera CCTV di kawasan Tretes.--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Seorang remaja berinisial SNA (18), warga Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, menjadi korban penipuan bermodus lowongan kerja palsu hingga kehilangan sepeda motor Honda PCX miliknya di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kamis 21 Mei 2026.
Peristiwa tersebut bermula saat korban melihat unggahan lowongan pekerjaan melalui media sosial TikTok.
Tertarik dengan tawaran tersebut, korban kemudian menghubungi nomor kontak yang tertera dalam unggahan. Pelaku lalu mengarahkan korban untuk melakukan wawancara kerja di sebuah kafe di kawasan Tretes.
BACA JUGA:Polres Pasuruan Ringkus 4 Pengedar Narkoba, 37 Gram Sabu Disita

Mini Kidi Wipes.--
"Awalnya saya tahu lowongan kerja dari TikTok. Saya dihubungi dan diajak bertemu di kafe di Tretes untuk wawancara kerja di sebuah PT," ujar SNA, Sabtu 23 Mei 2026.
Korban mulai merasa ada kejanggalan saat diminta terus menatap wajah pelaku selama pertemuan berlangsung. Tak lama kemudian, korban mengaku merasa pusing dan mual hingga tidak fokus.
Dalam kondisi tersebut, pelaku menguasai data pribadi korban berupa KTP dan Kartu Keluarga dalam bentuk salinan digital.
Pelaku kemudian meminjam kunci kontak dan STNK motor korban dengan alasan hendak mengambil perlengkapan kerja berupa seragam dan sepatu.
"Dia bilang mau ambil seragam dan sepatu. Saya tunggu sampai sore, tapi dia tidak kunjung kembali. Setelah saya cek rekaman CCTV kafe, ternyata motor saya sudah dibawa kabur," ungkap korban.
Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda PCX beserta dokumen kendaraan. Korban telah melaporkan kasus penipuan dan pencurian tersebut ke Polsek Prigen.

Gempur Rokok Illegal--
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan dengan mendalami keterangan saksi serta rekaman CCTV di lokasi kejadian.
Kapolsek Prigen, AKP Mulyono mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap tawaran lowongan kerja mencurigakan di media sosial.
Ia meminta masyarakat waspada terhadap ajakan pertemuan di tempat terbuka maupun permintaan penyerahan barang berharga oleh pihak yang tidak dikenal. (kd/mh)
Sumber:







