Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Bongkar Ratoon Tebu Dimulai, Pemkab Tulungagung Kejar Target 150 Ton per Hektare

Bongkar Ratoon Tebu Dimulai, Pemkab Tulungagung Kejar Target 150 Ton per Hektare

Plt Bupati Ahmad Baharudin bersama pejabat terkait di area bongkar ratoon tebu --

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Tulungagung mulai tancap gas mendukung program nasional swasembada gula konsumsi dan industri. Salah satunya melalui program bongkar ratoon tebu yang digelar di areal persawahan Desa Pinggirsari, Kecamatan Ngantru, Sabtu 23 Mei 2026.

Kegiatan tanam perdana tersebut diikuti langsung Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin melalui zoom bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Hadir pula jajaran Dinas Pertanian, PLH GM Pabrik Gula Modjo Panggung penyuluh pertanian lapangan (PPL), hingga kelompok tani setempat.

BACA JUGA:DPRD dan Pemkab Tulungagung Sepakati Lima Ranperda, Ahmad Baharudin: untuk Dorong Pembangunan Daerah


Mini Kidi Wipes.--

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin mengapresiasi seluruh pihak yang ikut mendukung program peningkatan produktivitas tebu tersebut.

Ia menyebut awalnya Tulungagung mengusulkan lahan seluas 1.055 hektare untuk program bongkar ratoon, namun sekitar 200 hektar yang disetujui, sedangkan pada tanam pertama ini pelaksanaan program Ratoon Tebu mencapai sekitar 1,175 hektare di persawahan desa Pinggirsari Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung.

BACA JUGA:Apel Besar Pemkab Tulungagung, Plt Bupati Ajak ASN Bangkit dan Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

“Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung swasembada gula ini. Yang kita usulkan 1.055 hektare, yang diakomodir masuk program ini sebanyak 200 hektar dan hari ini sudah 1,175 hektare dan mudah-mudahan selanjutnya terus bertambah, untuk perluasan lahan tanam tebu sekitar 175 hektare,” ujarnya.

Menurut Baharudin, program bongkar Ratoon ini merupakan langkah peremajaan bibit tebu agar hasil panen lebih maksimal. 

Nantinya petani peserta program ini juga akan mendapat bantuan bibit dari pemerintah dengan harapan mampu menghasilkan tebu dengan rendemen antara 7 hingga 8 persen.

BACA JUGA:KPK Kumpulkan Seluruh Kepala OPD dan Geledah Ruangan di Pemkab Tulungagung

“Ini program baru, meremajakan bibit tebu yang ada di lahan sekarang agar jenis tebunya sesuai target. Harapannya satu hektare bisa menghasilkan 150 ton,” katanya.

Ia juga meminta para petani aktif mengikuti arahan penyuluh pertanian dan pihak pabrik gula agar proses budidaya berjalan sesuai teori dan teknologi modern yang diterapkan saat ini.

“Saya mohon PPL mendampingi dengan intens agar petani mendapat informasi dan teknologi modern sehingga sesuai teori yang diterapkan pabrik gula,” sambungnya.

Sumber:

Berita Terkait