Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
HJKS Banner
SFF 20266

Dukung Deklarasi SPMB, Suryadi Antisipasi Tidak Jatuh ke Lubang Dua Kali

Dukung Deklarasi SPMB, Suryadi Antisipasi Tidak Jatuh ke Lubang Dua Kali

Ketua Fraksi Golkar, Suryadi saat memberikan keterangan media.--

MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Anggota Komisi D, DPRD Kota MALANG, Suryadi, S. Pd, MM, mengaku mendukung dan mengapresiasi langkah Pemkot MALANG, dalam persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tabun 2026/2027.

Salah satu langkah yang diambil, dengan melakukan deklarasi SPMB yan obyektif, transparan, akuntabel, berkeadilan dan tanpa diskriminasi. Deklarasi itu, bahkan telah dilakukan beberapa hari lalu. Melibatkan Forkompinda, serta sejumlah masyarakat pendidikan lainya.

BACA JUGA:Ratusan Jabatan Kosong karena Purna, Pemkot Siapkan Manajemen Talenta


Mini Kidi Wipes.--

"SPMB even setiap tahun. Tapi bukan berarti tanpa ada kendala. Karena itu, kami mendukung langkah Pemkot dalam menyambut kegiatan kegiatan tersebut. Dan para calon siswa baru, mudah mengakses sistemnya," terang Suryadi, ditemui di kantor DPRD Kota Malang, Kamis 21 Mei 2026.

Kata dia, dengan deklarasi, bisa saling menyemangati, menyamakan cara pandang SPMB. Sehingga bisa berjalan dengan baik dan lantar. Kalaupun ada permasalahan, bisa segera teratasi dengan saling kolaborasi lintas sektor. 

BACA JUGA:Perkuat Sinergi, Lapas Malang dan Pemkot Bahas Pendampingan Program Pendidikan Kesetaraan Warga Binaan

Untuk itu, pihaknya juga berkomunikasi dan koordinasi dengan dinas terkait, yakni Dinas Pendidikan. Hal itu dilakukan, guna menginventarisir permasalahan yang pernah ada. Sehingga, tidak sampai jatuh kedua kali ke lubang yang sama. 

Menurutnya, permasalahan yang paling sering terjadi, adalah tentang titik koordinat. Karena itu, dengan SPMB yang jauh jauh hari dipersiapkan, bisa menjadikan ruang keadilan. Baik keadilan administrasi dan keadilan bidang informasi. Dengan kemudahan akses, bisa memberikan hak yang sama kepada para calon siswa.


Gempur Rokok Illegal--

"Diharapkan, semua mempunyai hak yang sama. Tidak ada diskriminasi untuk semuanya. Apalagi, telah disiapkan berbagai jalur pendaftaran. Mulai jalur kepindahan orang tua, prestasi, domisili dan lainya," lanjut Ketua Fraksi Golkar ini. 

Sementara itu, disinggung terkait tentang seragam gratis, kata dia, memang ada perbedaan dari tahun sebelumnya. Hal itu, menyesuaikan dengan kondisi pemerintah yang melakukan efisiensi anggaran.(edr)

Sumber: