Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Abaikan Klakson, Pria Purwodadi Tewas Tertabrak KA tanpa Perlintasan

Abaikan Klakson, Pria Purwodadi Tewas Tertabrak KA tanpa Perlintasan

Petugas mendatangi TKP rel kereta api.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kecelakaan maut di jalur perlintasan kereta api kembali terjadi di wilayah hukum Polres PASURUAN. Seorang pejalan kaki dilaporkan tewas seketika setelah tersambar Kereta Api (KA) Penataran di jalur rel tanpa perlintasan resmi. Tempat Kejadian Perkaranya (TKP) berada di Dusun Ngawen Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten PASURUAN, pada Kamis 21 Mei 2026 pagi.

Korban diketahui bernama Sugianto (61), seorang pekerja swasta yang merupakan warga Dusun Blimbing Barat, Desa Parerejo Kecamatan Purwodadi.

BACA JUGA:Tragis! Lansia Bratang Gede Tewas Tertabrak Kereta Api di Ngagel Rejo, Tubuh Terbagi Dua


Mini Kidi Wipes.--

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan insiden tragis tersebut. Berdasarkan laporan dari Polsek Purwodadi, peristiwa kecelakaan terjadi sekira pukul 09.45 WIB dan dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian pada pukul 10.30 WIB.

"Kami menerima laporan adanya pejalan kaki yang meninggal dunia akibat tertabrak kereta api di wilayah Purwodadi. Petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara)," ujar Iptu Joko Suseno.

BACA JUGA:Polres Pasuruan Berikan Santunan dan Dukungan Moril Keluarga Korban Laka Kereta Api di Beji

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, termasuk Sodiki (51) dan seorang petugas Satpam KAI bernama Alfian Dio Triswahyudi (23), peristiwa bermula saat korban terlihat sedang berjalan kaki menyusuri jalur rel kereta api.

Tak lama berselang, muncul KA Penataran yang melintas di jalur tersebut. Mengetahui ada orang di tengah rel, masinis kereta api dilaporkan sudah berusaha memberikan peringatan keras dengan membunyikan klakson berkali-kali.

Namun nahas, korban diduga tidak mendengar atau menghiraukan peringatan tersebut dan tetap diam melanjutkan perjalanannya di tengah rel.


Gempur Rokok Illegal--

"Kereta api sudah membunyikan klakson berkali-kali, namun korban tidak merespons. Masinis juga sempat melakukan pengereman darurat, namun karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan tidak dapat dihindarkan," urai Joko. 

Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia langsung di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas bersama warga setempat untuk penanganan lebih lanjut.(kd/mh)

Sumber: