Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

KDKMP Lamongan Diserbu Warga, Elpiji dan Sembako Jadi Barang Terlaris

 KDKMP Lamongan Diserbu Warga, Elpiji dan Sembako Jadi Barang Terlaris

Dandim 0812 Lamongan meninjau operasional KDKMP di Desa Sendangrejo dan Kebet.--

LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Lamongan langsung mendapat sambutan tinggi dari masyarakat. Elpiji dan sembako menjadi komoditas terlaris sejak diresmikan serentak.

Sejak diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu, 16 Mei 2026, program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih menunjukkan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat bawah.

Kabupaten Lamongan mencatatkan pencapaian dengan meresmikan 90 KDKMP yang kini siap beroperasi penuh untuk menggerakkan ekonomi warga desa.

Dari jumlah tersebut, sembilan KDKMP telah masuk tahap operasional penuh sesuai tahapan sistem aplikasi pengadaan barang dari PT Agrinas Nusantara.

BACA JUGA:Disnakeswan Lamongan Siapkan 4 Langkah Pengawasan Hewan Kurban


Mini Kidi Wipes.--

Kesembilan koperasi itu berada di Desa Kebet, Sendangrejo, Sukorejo, Plosowahyu, Turi, Karanglangit, Pangkatrejo, dan Tanjung.

Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, turun langsung meninjau perkembangan operasional KDKMP di Desa Sendangrejo dan Kebet.

Berdasarkan pantauan hingga hari keempat, kehadiran koperasi tersebut mendapat sambutan luar biasa dari warga.

“Ini bukti nyata bahwa Koperasi Merah Putih sudah bisa operasional dengan sangat baik. Di KDKMP Sendangrejo, hari pertama omzet Rp 2 juta, hari kedua Rp 1 juta lebih, dan hari ketiga Alhamdulillah tembus Rp 4 juta lebih. Ini wujud riil bahwa masyarakat sangat mengharapkan koperasi ini,” ujar Letkol Inf Deni, Selasa, 19 Mei 2026.

Hal serupa terjadi di KDKMP Desa Kebet. Dalam satu hari, omzet mencapai Rp 4 juta dengan komoditas LPG 3 kilogram yang paling cepat habis hingga harus segera dilakukan pengisian ulang di hari keempat.

Kasir KDKMP Sendangrejo, Siska Intan, menceritakan antusiasme warga sejak hari pertama dibuka.

“Alhamdulillah, masyarakat antusias sekali. Kehadiran koperasi ini sangat membantu karena biasanya harus jauh-jauh ke minimarket modern. Di sini selain dekat, harganya juga sedikit lebih murah,” katanya.

Siska merinci omzet harian yang terus naik. Hari pertama mencapai Rp 2.170.000, hari kedua sekitar Rp 1 jutaan, hari ketiga tembus Rp 4 juta, dan hari keempat sudah mencapai Rp 650 ribu sebelum penutupan.


Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--

Barang yang paling dicari meliputi gas LPG, minyak goreng, beras, dan camilan anak-anak. Ke depan, KDKMP akan menyerap produk-produk UMKM lokal dan bersinergi dengan program nasional.

“Koperasi ini akan bekerja sama dengan SPPG untuk menyuplai program Makan Bergizi Gratis. Distribusinya nanti bisa mengambil bahan-bahan dari Koperasi Merah Putih,” jelas Dandim.

Menutup keterangannya, Letkol Inf Deni menegaskan komitmen TNI untuk mengawal kesuksesan program tersebut di seluruh wilayah Lamongan agar operasional koperasi berjalan sesuai harapan Presiden. (pul)

Sumber: