Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Pemprov Jatim Sebut Kerugian Kebakaran RSUD dr Soetomo Tembus Rp10 Miliar

Pemprov Jatim Sebut Kerugian Kebakaran RSUD dr Soetomo Tembus Rp10 Miliar

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur, Adhy Karyono.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang terjadi di RSUD dr. Soetomo. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur, Adhy Karyono memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal meski sejumlah fasilitas dan peralatan medis mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.

Adhy mengatakan, Pemprov Jatim telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mempercepat pemulihan fasilitas rumah sakit terbesar di Jawa Timur itu. Bahkan, pemerintah pusat disebut siap membantu pengadaan alat kesehatan yang terbakar.

BACA JUGA:Pascakebakaran PPJT RSUD dr Soetomo Surabaya, Komisi E DPRD Jatim Soroti Asuransi Gedung


Mini Kidi Wipes.--

"Kemarin kami sudah berkoordinasi dan melaporkan kejadian ini ke Kementerian Kesehatan melalui Pak Dirjen. Ada pernyataan bahwa peralatan yang terbakar memang akan dibantu pengadaannya," ujar Adhy, saat ditemui dalam acara di Grand City Surabaya, Selasa, 19 Mei 2026.

Ia menjelaskan, beberapa alat medis penting yang rusak akibat kebakaran di antaranya tiga unit cath lab atau ruang kateterisasi jantung. Seluruh alat tersebut nantinya akan diganti agar layanan medis dapat kembali optimal.

BACA JUGA:Pascakebakaran PPJT, RSUD Dr. Soetomo Pastikan Pasien Jantung Tetap Terlayani

Selain penggantian alat, Pemprov Jatim juga fokus menyelesaikan seluruh kerusakan bangunan agar operasional rumah sakit segera pulih sepenuhnya. Meski demikian, Adhy menegaskan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sebenarnya sudah kembali berjalan sejak sehari setelah kejadian.

"Saat ini layanan sudah kembali berjalan, bahkan mulai kemarin pelayanan kepada masyarakat sudah bisa dilakukan lagi," tutur Adhy.

Adhy juga memastikan proses evakuasi saat kebakaran berlangsung cepat sehingga dampak terhadap pelayanan bisa ditekan. Menurutnya, rumah sakit memiliki peralatan cadangan yang langsung difungsikan untuk menjaga layanan tetap berjalan.

BACA JUGA:Kesaksian Keluarga Korban Kebakaran RSUD dr Soetomo, Sebut Listrik Padam dan Alat Medis Mati Saat Evakuasi

"Masyarakat tidak perlu khawatir. Semua peralatan cadangan sudah bisa digunakan sehingga pelayanan tetap berjalan," paparnya.

Meski begitu, beberapa bagian gedung yang terdampak cukup parah akan dilakukan penggantian total, termasuk area lantai lima rumah sakit.

"Untuk lantai lima nantinya akan diganti seluruhnya," ucap Adhy.

Sumber: