Disnakeswan Lamongan Siapkan 4 Langkah Pengawasan Hewan Kurban
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan pengawasan lalu lintas ternak di perbatasan Lamongan dan Jombang.--
LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan menyiapkan empat langkah pengawasan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Tujuannya untuk memastikan ternak yang beredar sehat, layak disembelih, dan aman dikonsumsi.
Tim siaga kurban terdiri dari dokter hewan, paramedik veteriner, penyuluh, serta dukungan personel Polres Lamongan dan Kodim 0812/Lamongan.
Tim tersebut dibagi berdasarkan wilayah kerja untuk mempercepat respons pengawasan dan pendampingan di lapangan.
BACA JUGA:Cucu Pendiri NU Dorong Kapten Purn Suherman Jadi Ketua DPC PKB Lamongan

Mini Kidi Wipes.--
Selain itu, koordinasi dilakukan bersama panitia kurban, Majelis Ulama Indonesia, dan kepolisian untuk mendata lokasi penyembelihan serta jumlah hewan kurban.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan Shofia Nurhayati mengatakan pengawasan dilakukan tidak hanya untuk memastikan hewan bebas penyakit, tetapi juga melindungi kesehatan masyarakat.
“Pengawasan ini penting agar masyarakat tenang berkurban dan tidak ada risiko penularan penyakit dari hewan ke manusia,” ujar Shofia Nurhayati, Senin 18 Mei 2026.
Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan ialah pengawasan lalu lintas ternak di titik perbatasan Balongpanggang, Kabupaten Gresik dan Mantup, Kabupaten Lamongan.
Pemeriksaan tersebut telah dilakukan pada 17 Mei 2026 dan dijadwalkan kembali pada 21 Mei 2026.
Langkah kedua ialah monitoring lapak penjualan hewan kurban melalui pemeriksaan kesehatan hewan, penerbitan Surat Keterangan Kesehatan Hewan, serta pengecekan kelayakan tempat pemotongan.
Selain itu, pemeriksaan ante mortem dilakukan saat hewan berada di lokasi penyembelihan untuk memastikan kondisi hewan sehat sebelum dipotong.
BACA JUGA:Perketat Masuknya Hewan Kurban Jelang Iduladha, Eri Cahyadi: Wajib Vaksin PMK dan Ber-QR Code

Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
Sementara itu, Disnakeswan Lamongan sebelumnya juga telah melaksanakan vaksinasi dan pengobatan penyakit mulut dan kuku untuk menekan penyebaran penyakit pada ternak.
Kasihumas Polres Lamongan Inspektur Polisi Dua M Hamzaid mengatakan pengawasan bersama tersebut merupakan langkah preventif menjelang Hari Raya Idul Adha.
“Kegiatan ini dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha untuk mencegah masuk dan menyebarnya penyakit hewan ternak di wilayah Lamongan,” kata M Hamzaid.
Ia mengimbau peternak dan sopir pengangkut ternak agar memperhatikan kesehatan hewan dan mematuhi ketentuan pemeriksaan kesehatan ternak.
Sementara itu, Babinsa Koramil 0812/06 Ngimbang Serda Eko Adi W mengatakan sinergi TNI, Polri, dan Dinas Peternakan penting dilakukan karena wilayah perbatasan menjadi pintu masuk utama ternak ke Lamongan.
“Perbatasan merupakan pintu masuk utama, sehingga pemeriksaan secara berkala harus diperketat demi memastikan hewan ternak yang masuk ke Lamongan dalam kondisi yang benar-benar sehat dan aman dikonsumsi masyarakat,” ujar Serda Eko Adi W.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi hewan ternak di wilayah tersebut secara umum dinyatakan aman dan belum ditemukan indikasi penyakit menular menonjol. (pul)
Sumber:









