Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Buntut Keracunan MBG, DPRD Surabaya Sidak SDN Tembok Dukuh 4

Buntut Keracunan MBG, DPRD Surabaya Sidak SDN Tembok Dukuh 4

Komisi D DPRD Surabaya sidak SDN Tembok Dukuh 4 terkait dugaan keracunan MBG.--

 

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Komisi D DPRD Kota Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN Tembok Dukuh 4 buntut dugaan keracunan massal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sekitar 200 siswa di Surabaya, Rabu 14 Mei 2026.

Sidak tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti laporan dugaan keracunan yang terjadi pada siswa dari 12 sekolah tingkat TK hingga SMP.


Mini Kidi Wipes.--

Kehadiran Komisi D DPRD Surabaya juga bertujuan memantau kondisi lapangan sekaligus mencari titik terang atas insiden tersebut.

Selain itu, Komisi D memfasilitasi mediasi antara wali murid dan pihak sekolah untuk meredam keresahan orang tua siswa.

BACA JUGA:Menteri HAM Natalius Pigai Ungkap Missing Link Pemicu Keracunan MBG di Surabaya

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan, menegaskan penanganan siswa terdampak harus menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan.

“Penanganan korban perlu mendapat atensi serius dari Dinas Kesehatan, khususnya puskesmas yang merawat.”

“Jika ada siswa dengan penyakit bawaan yang membutuhkan penanganan lebih serius, harus dilakukan dengan maksimal,” tegas Johari Mustawan.

BACA JUGA:Pelajar Keracunan MBG di Surabaya, Wali Kota Eri Instruksikan Investigasi dan Uji Laboratorium

Ia juga meminta puskesmas aktif berkoordinasi dengan wali murid dan sekolah untuk memantau kondisi kesehatan siswa secara berkala.

Menurutnya, dugaan keracunan diduga kuat berasal dari proses pengolahan makanan yang tidak sesuai standar.

Komisi D menyoroti pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya terkait keamanan pangan.


Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--

Selain aspek pengolahan, DPRD juga meminta sekolah lebih proaktif mendata riwayat alergi siswa agar menu makanan sesuai kondisi peserta didik.

Di tengah situasi tersebut, Johari mengimbau wali murid tetap tenang dan tidak melakukan aksi demonstrasi ke pihak sekolah.

BACA JUGA:DPRD Surabaya Evaluasi Program MBG Usai Keracunan Massal di Tembok Dukuh

Ia menegaskan sekolah hanya berperan sebagai penyalur dalam program tersebut.

Sementara itu, DPRD Surabaya menilai Program Makan Bergizi Gratis tetap penting untuk peningkatan gizi anak, namun perlu evaluasi menyeluruh pada sistem pelaksanaannya.(alf)

Sumber: