LUMAJANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten Lumajang membuka ruang kolaborasi bagi organisasi kemahasiswaan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah saat pelantikan pengurus PMII di Rock Convention Center, Selasa 13 Mei 2026.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan pemerintah daerah mendorong keterlibatan generasi muda dalam berbagai program lintas perangkat daerah.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan partisipasi aktif organisasi mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan publik.
“Saya membuka pintu selebar-lebarnya bagi PMII untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Banyak program di perangkat daerah yang bisa dikerjakan bersama pemuda untuk mendukung pembangunan,” ujar Indah Amperawati.
BACA JUGA:DKPP Lumajang Kawal Pertumbuhan Durian Montong di Ranuyoso, Salurkan Bantuan Pestisida dan Pupuk

Mini Kidi Wipes.--
Ia menjelaskan kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung berbagai program strategis, seperti penurunan stunting, penguatan ekonomi kreatif, pengembangan pariwisata, hingga pemberdayaan masyarakat desa.
Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai organisasi mahasiswa tidak hanya menjadi ruang kaderisasi dan diskusi intelektual, tetapi juga mitra pelaksanaan kebijakan publik di tingkat daerah.
Selain itu, keterlibatan pemuda dinilai penting untuk memperkuat pembangunan berbasis sumber daya manusia dan partisipasi sosial masyarakat.
Indah Amperawati menyebut sejumlah indikator pembangunan di Kabupaten Lumajang menunjukkan tren positif yang perlu dijaga keberlanjutannya.
Pemerintah daerah mencatat prevalensi stunting turun dari sekitar 30 persen menjadi 19 persen.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lumajang meningkat dari 4,5 persen pada 2024 menjadi 5,35 persen pada 2025.

Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
Di sektor pariwisata, kunjungan wisatawan mancanegara ke kawasan Air Terjun Tumpak Sewu juga mengalami peningkatan dan menjadi penggerak ekonomi kreatif lokal.
Menurutnya, capaian tersebut membutuhkan dukungan generasi muda agar pembangunan tidak hanya bertumpu pada birokrasi, tetapi juga diperkuat partisipasi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lumajang juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah membuka ruang kerja sama dengan organisasi mahasiswa agar kaderisasi kampus dapat terhubung dengan praktik pembangunan di masyarakat. (ags)