Banyak Gen Z Jalani Pekerjaan Ganda Demi Tambahan Penghasilan
ilustrasi--
MEMORANDUM.DISWAY.ID – Fenomena generasi muda menjalani lebih dari satu pekerjaan semakin banyak ditemui di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan tekanan ekonomi, Selasa 12 Mei 2026.
Salah satunya terlihat di Pasar Malam Kodam Brawijaya, tempat dua mahasiswa bernama Masayu dan Rere berjualan matcha kocok untuk menambah pemasukan.
Meski memiliki pekerjaan lain, keduanya tetap memanfaatkan keramaian pasar malam untuk mencari tambahan penghasilan.
Kondisi tersebut menjadi gambaran banyak Gen Z yang kini hidup dengan sistem pekerjaan ganda atau nyambi.
BACA JUGA:Kebiasaan Dengarkan Musik saat Belajar Bisa Tingkatkan Fokus

Mini Kidi Wipes.--
Banyak anak muda menjalani aktivitas padat mulai kuliah, bekerja, hingga berjualan atau mengambil pekerjaan freelance.
Kebutuhan hidup yang terus meningkat membuat satu sumber penghasilan dinilai sering tidak cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Biaya kos, makan, transportasi, kuota internet, hingga kebutuhan sosial menjadi pengeluaran rutin yang harus dipenuhi.
Karena itu, banyak Gen Z mulai mencari peluang tambahan melalui pekerjaan yang lebih fleksibel.
Bentuk pekerjaannya pun beragam, mulai jualan online, membuat konten, menjadi admin media sosial, freelance, hingga membuka usaha kecil.

Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
Pola kerja generasi muda saat ini dinilai berbeda dibanding sebelumnya karena tidak selalu terikat pekerjaan formal dengan jam kerja tetap.
Selain itu, banyak mahasiswa kini tidak hanya memikirkan tugas kuliah, tetapi juga stok dagangan, omzet harian, hingga strategi promosi di media sosial.
Fenomena tersebut menunjukkan banyak generasi muda tumbuh dengan kesadaran bahwa mereka harus lebih fleksibel dan mampu mencari peluang tambahan di tengah ketidakpastian ekonomi.
Masayu dan Rere menjadi contoh kecil dari kondisi tersebut dengan tetap menjalani aktivitas kuliah sambil berjualan matcha kocok pada malam hari.
Sumber:









