Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Pelajar SMK di Tulungagung Dievakuasi Damkar Setelah Mendadak Lumpuh

 Pelajar SMK di Tulungagung Dievakuasi Damkar Setelah Mendadak Lumpuh

Proses evakuasi pelajar SMK yang mendadak lumpuh di Tulungagung.--

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Seorang pelajar SMK di Tulungagung dievakuasi petugas Damkar setelah mendadak lumpuh saat menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, Senin 11 Mei 2026 malam.

Siswi tersebut berinisial SKA, siswi kelas 11 SMK Sore Tulungagung asal Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat.

Korban mendadak tidak bisa menggerakkan tubuhnya saat berada di lantai dua kantor penyedia layanan internet tempatnya menjalani PKL.

BACA JUGA:Apel Sore Jadi Pengingat Disiplin, Kantah ATR/BPN Tulungagung Tekankan Pelayanan Prima


Mini Kidi Wipes.--

Kondisi korban yang hanya bisa terbaring telentang membuat rekan-rekannya panik karena akses tangga menuju lantai bawah cukup sempit.

Rekan korban kemudian meminta bantuan Damkar Kabupaten Tulungagung untuk melakukan evakuasi.

Petugas Damkar akhirnya memutuskan mengevakuasi korban melalui balkon lantai dua bangunan karena jalur tangga dinilai terlalu berisiko.

Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Tulungagung, Iwan Supriyono mengatakan, kejadian bermula saat korban hendak mengambil tas miliknya di lantai dua usai menyelesaikan tugas lapangan.

“Waktu itu korban merunduk untuk mengambil barang, tiba-tiba punggungnya tidak bisa digerakkan dan langsung mengeluh sakit luar biasa. Korban bilang seperti ada yang terjepit di bagian punggung,” ujar Iwan.

Melihat kondisi korban yang tidak mampu bergerak, teman-temannya langsung meminta bantuan petugas Damkar dan relawan ambulans.

Namun setelah dilakukan pengecekan lokasi, proses evakuasi melalui tangga dinilai terlalu berbahaya.

“Petugas tidak mau mengambil risiko lewat tangga karena sangat sempit. Kalau dipaksakan malah bisa memperparah kondisi korban. Akhirnya kami putuskan evakuasi lewat balkon luar,” terangnya.


Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--

Petugas kemudian menyiapkan tandu basket dan mengikat tubuh korban untuk menghindari pergeseran saat proses penurunan.

SKA diturunkan secara perlahan dari lantai dua menuju halaman bawah menggunakan sistem estafet petugas.

Meski menahan rasa sakit di bagian punggung, korban dilaporkan tetap sadar selama proses evakuasi berlangsung.

“Evakuasi berjalan cukup sulit karena posisi korban berada di lantai atas dan aksesnya terbatas. Yang paling penting kami memastikan korban aman saat diturunkan,” imbuh Iwan.

BACA JUGA:Dibonceng Suami, Tas Selempang Warga Pasuruan Dijambret di Desa Gayam

Setelah berhasil dievakuasi, Sandra langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD dr Karneni untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Humas RSUD dr Karneni, Hendra Ivan mengatakan, kondisi korban kini sudah stabil dan masih dalam observasi tim medis.

"Kondisi pasien saat ini sudah stabil, dari informasi yang kami terima, pasien ini datang dengan nyeri perut yang hebat sehingga teman-teman meminta bantuan Damkar, namun saat ini kondisinya sudah stabil," urainya. (fir/fai)

Sumber: