Pengembangan Dry Port KITB Diteken, Perkuat Konektivitas Logistik Nasional
Perwakilan Pelindo, KAI, dan KITB menunjukkan dokumen MoU pengembangan dry port di Batang.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan sejumlah pihak resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) pengembangan dry port di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) guna memperkuat konektivitas logistik nasional, Kamis 7 Mei 2026.
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar menyampaikan pengembangan dry port tersebut akan menjadi perpanjangan layanan pelabuhan dengan mendekatkan proses logistik langsung ke kawasan industri.
BACA JUGA:Karantina Tanjung Perak Perketat Pemeriksaan Ternak Jelang Iduladha

Mini Kidi Wipes.--
Langkah tersebut diyakini mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat arus barang, serta memperkuat konektivitas dengan jaringan pelabuhan global.
“Kami sudah menyiapkan Pelabuhan Batang sebagai penopang dan pintu masuk logistik di KITB, dengan pelabuhan dan jaringan distribusi nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan angkutan barang berbasis rel yang andal dan berkelanjutan.
Menurutnya, kehadiran moda tersebut diharapkan menjadi game changer dalam sistem distribusi logistik nasional.

Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
Pengembangan dry port itu akan dilaksanakan secara bertahap. Tahap awal berupa perencanaan dan studi kelayakan dijadwalkan pada 2026.
Selanjutnya, pembangunan infrastruktur dilakukan pada periode 2027-2028 hingga memasuki tahap operasional dan pengembangan lanjutan sesuai kebutuhan pasar.
Melalui kolaborasi strategis tersebut, para pihak berkomitmen mendorong peningkatan daya saing industri nasional, memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, serta menciptakan sistem logistik yang lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. (rio)
Sumber:









