Tiga Pemuda Mabuk Seruduk Tukang Becak hingga Kritis di Jember
Korban Seniwi (60) terlentang di bawah becak.--
JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Keheningan malam di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, seketika pecah oleh suara benturan logam yang memilukan. Sebuah insiden kecelakaan tragis terjadi pada Senin 4 Mei 2026 malam sekitar pukul 21.40 WIB, melibatkan tiga pemuda tanggung yang diduga dalam pengaruh alkohol dengan seorang pejuang nafkah tua.
Korban yang bernasib malang tersebut adalah Seniwi (60), seorang tukang becak asal Dusun Pondok Labu, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung. Pria senja ini harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis dengan luka robek serius di bagian kepala setelah tubuhnya terpental ke aspal keras.
BACA JUGA:Tersenggol Minibus, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di By Pass Gempol Pasuruan

Mini Kidi Wipes.--
Petaka bermula saat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi P 2672 KQ yang dikemudikan oleh AR (15) meluncur bak peluru dari arah timur. Tak sendiri, AR membonceng dua rekannya, SK dan AW. Ketiganya diduga kuat tengah teler akibat pengaruh minuman keras.
"Kejadiannya sekitar sepuluh menit sebelum jam 10 malam. Pak tua itu kayanya mau ke arah Pasar Tanjung," ungkap Rudi (39), saksi mata di lokasi kejadian yang masih tampak syok.
BACA JUGA:Kecelakaan di Ngagel, Motor Tabrak Mobil Akibatkan Pemotor Tewas
Rudi menuturkan, motor yang ditumpangi tiga pemuda tersebut dipacu dengan kecepatan tinggi di tengah kondisi jalan yang mulai lengang. Tanpa sempat mengerem, motor tersebut menghantam bagian belakang becak Seniwi dengan sangat keras.
Efek hantaman tersebut sangat fatal. Suara benturan yang terdengar hingga radius puluhan meter mengundang warga keluar dari rumah.
"Terdengar suara 'Brakk!' yang sangat keras. Saya lihat bapak tukang becak itu terlempar jauh, kepalanya membentur aspal dan darah langsung mengucur deras," kenang Rudi dengan nada getir.
BACA JUGA:Nyeberang Tiba-tiba, Bocah Lelaki di Driyorejo Patah Kaki Tertabrak Motor Listrik
Ketiga pemuda yang terjatuh di jalanan tersebut nyaris menjadi sasaran kemarahan warga yang geram melihat kondisi mereka yang sempoyongan dan beraroma alkohol. Beruntung, aksi main hakim sendiri berhasil diredam oleh petugas keamanan bank di sekitar lokasi sebelum akhirnya pihak berwajib tiba.
Satlantas Polres Jember yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ketiga pemuda "mabuk" tersebut langsung digelandang ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara unit kendaraan mereka disita sebagai barang bukti.
Ipda Tommy Nur Alamsyah saat dikonfirmasi pada Selasa 5 Mei 2026 di Mapolres Jember, membenarkan kejadian memilukan tersebut.
Sumber:








