Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Korban Tewas Perahu Besi Tua Karam di Gresik Bertambah Jadi 2, 1 ABK Ditemukan Mengapung

Korban Tewas Perahu Besi Tua Karam di Gresik Bertambah Jadi 2, 1 ABK Ditemukan Mengapung

Petugas mengevakuasi jenazah ABK perahu besi tua yang karam di perairan Gresik.--

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Tim SAR gabungan kembali menemukan satu anak buah kapal (ABK) perahu muatan besi tua yang karam di Gresik dalam keadaan tewas, Senin 4 Mei 2026. Jenazah korban bernama Halimi (32) itu ditemukan mengapung, sekitar pukul 07.00 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Gresik Sukardi mengatakan, korban diketahui merupakan warga Keramatinggil, Kecamatan Kota. Jenazah pun langsung dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk dilakukan pemeriksaan. 

BACA JUGA:Perahu Muat Besi Tua Karam di Perairan Gresik, 1 ABK Tewas dan 2 Hilang


Mini Kidi Wipes.--

“Benar, salah satu korban atas nama Halimi ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Masih ada satu korban lagi atas nama H Ajib (66) masih dalam proses pencarian,” kata Sukardi. 

Ia menjelaskan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Satpolairud Polres Gresik, BPBD Gresik, BPBD Provinsi Jatim, dan SAR MTA memperluas pencarian hingga radius kurang lebih 3 kilometer. 

BACA JUGA:Jasad Nelayan Sepulu Ditemukan 20 KM dari Lokasi Perahu Terbalik, Operasi SAR Bangkalan Resmi Ditutup

Sementara itu, Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita mengatakan, perahu yang berisi 5 ABK itu awalnya berangkat dari wilayah Lumpur, Gresik menuju Kamal, Madura untuk membeli besi tua, Sabtu malam. 

“Perahu berangkat sekitar pukul 15.00 WIB, kemudian kembali sekitar pukul 19.00 WIB dengan muatan kurang lebih 3 ton besi tua,” kata AKP Nyoman Ardita.

Saat melintas di perairan depan pelabuhan umum Gresik sekitar pukul 21.00 WIB, perahu itu diduga kemasukan terlalu banyak air akibat gelombang dari kapal lain yang melintas. Hingga akhirnya tenggelam. 


Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--

“Setelah perahu kemasukan air, kemudian miring. ABK panik dan akhirnya perahu tenggelam,” tuturnya.

Tak lama setelah insiden, dua ABK berhasil diselamatkan oleh kapal TB Wales dan KM Kutai Raya yang melintas. Sementara satu korban  bernama Sukir (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Kota Surabaya, ditemukan sudah meregang nyawa. 

“Anggota Satpolairud Polres Gresik bergerak cepat melakukan evakuasi, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,” tandasnya. (rez)

Sumber: