Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

May Day 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Demi Industri Maju dan Pekerja Sejahtera

May Day 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Demi Industri Maju dan Pekerja Sejahtera

Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengajak bersinergi antar pihak untuk mendorong kemajuan industri sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja di Jawa Timur.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen pekerja, pengusaha, dan pemerintah untuk memperkuat kolaborasi dalam momentum Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. 

Khofifah menegaskan bahwa sinergi antar pihak menjadi kunci dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ajakan tersebut disampaikan sebagai upaya bersama mendorong kemajuan industri sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja di Jawa Timur.

BACA JUGA:Ribuan Buruh Kepung Kantor Gubernur Jatim Rayakan Mau Day 2026, Ini Daftar Tuntutannya


Mini Kidi Wipes.--

Hal ini sejalan dengan tema May Day 2026, yakni "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja" dengan tag line "Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama".

Menurutnya, May Day bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat kerja sama antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. 

BACA JUGA:Buruh Apresiasi Perayaan May Day, Berharap Aspirasi Didengar Presiden Prabowo

"Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan industri yang maju sekaligus memastikan kesejahteraan pekerja," ujar Khofifah, Jumat, 1 Mei 2026.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, lanjut Khofifah, berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pekerja tanpa mengabaikan pentingnya iklim investasi yang sehat. Ia menekankan bahwa pertumbuhan industri harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja.

"Kita ingin semua tumbuh bersama. Tidak boleh ada yang tertinggal," tegas Khofifah. 

BACA JUGA:Hari Buruh 2026, Presiden Prabowo Perkuat Perlindungan Awak Kapal Perikanan dan Kesejahteraan Nelayan

Selain itu, Khofifah juga menyoroti pentingnya perlindungan tenaga kerja melalui jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan. Menurutnya, perlindungan sosial merupakan hak dasar yang harus dipenuhi agar pekerja dapat bekerja dengan aman dan produktif.

Di sisi lain, peningkatan produktivitas pekerja disebut sebagai faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu, ia mendorong penguatan keterampilan tenaga kerja melalui pelatihan vokasi, upskilling, dan reskilling agar mampu beradaptasi dengan perkembangan industri, termasuk di era digitalisasi.

"Pekerja harus terus meningkatkan kapasitas agar mampu menjawab tantangan industri masa depan," ungkapnya. 

Sumber:

Berita Terkait