Budaya 3S di Satpas SIM Colombo Surabaya Tingkatkan Pelayanan Prima bagi Pemohon
Petugas Satpas SIM Colombo layani pemohon dengan budaya 3S di loket masuk.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Satpas SIM Colombo Surabaya menerapkan budaya 3S untuk meningkatkan pelayanan prima kepada pemohon sejak loket masuk, Rabu 29 April 2026.
Satuan Penyelenggara Administrasi SIM terus berupaya menghadirkan pelayanan ramah, sopan, dan edukatif bagi masyarakat.

Mini Kidi Wipes.--
Selain itu, petugas disiagakan di loket masuk untuk menyambut pemohon dengan senyum, sapa, dan salam.
Menurutnya, Kanit Regident Satpas SIM Colombo AKP Tri Arda Meidiansyah menjelaskan petugas juga memberikan arahan dan edukasi saat proses ujian teori maupun praktik.
BACA JUGA:Peringatan Hari Kartini, Petugas Satpas Colombo Berkebaya Sambil Berbagi Coklat ke Pemohon SIM
"Petugas diwajibkan tersenyum, menyapa, dan memberi salam kepada masyarakat untuk menciptakan suasana nyaman, selain itu petugas juga memberikan edukasi langsung kepada pemohon," ujar AKP Tri Arda Meidiansyah.
Ia menambahkan penggunaan selendang sebagai tanda pengenal dikhususkan bagi petugas piket agar mudah dikenali masyarakat.

Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Menurutnya, tanda pengenal tersebut bertujuan meningkatkan pelayanan publik agar lebih profesional, cepat, dan terarah.
"Piket menggunakan tanda pengenal selempang bertuliskan pelayanan atau petugas satpas untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis, transparan, dan terarah," lanjutnya.
BACA JUGA:Urus SIM B1 di Satpas Colombo Kini Lebih Mudah dengan Simulator Truk
Sementara itu, Kasubnit Regident Ipda Dani Kurniawan menegaskan pelayanan SIM yang prima menjadi kunci kepuasan masyarakat.
"Kepuasan masyarakat adalah tolak ukur keberhasilan pelayanan kami, pelayanan prima ini sejalan dengan upaya meningkatkan kepercayaan publik," pungkasnya. (–)
Sumber:








